Solo KLB Corona

Panduan Bagi Pengelola Tempat Ibadah Solo Sambut Rencana New Normal di Tengah Pandemi Corona

Hadapi new normal, pengelola tempat ibadah di Kota Solo diminta mulai mempersiapkan berbagai hal.

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Bangunan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah Keratonan berdampingan hanya berjarak pagar di Jalan Gatot Subroto, Solo, Selasa (24/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hadapi new normal, pengelola tempat ibadah di Kota Solo diminta mulai mempersiapkan berbagai hal.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Musta'in Ahmad menjelaskan, dengan kesiapan itu maka pengelola tempat ibadah diminta untuk lebih tertib menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Corona.

"Berlaku untuk semua tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan lainnya," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (3/6/2020).

Dia menerangkan yang dimaksud protokol kesehatan seperti cuci tangan, jaga jarak, pakai masker, dan menyediakan alat pengukur suhu tubuh hingga melakukan pembatasan jemaah saat beribadah di dalam ruangan.

Update Liga 2 Jelang Penerapan New Normal, Manager Persis Solo Bocorkan Kelanjutan Kompetisinya

Niat Jenguk Saudara di Mangkubumen Solo, Ternyata Sosok yang di Dalam Rumah Sudah Tewas Membusuk

Sesuai protokol yang ada, sebelum masuk ke dalam tempat ibadah jemaah akan diukur suhu tubuh.

Bila mereka suhu tubuhnya lebih dari yang ditentukan atau mengalami sakit disarankan bisa menyadari dan tidak masuk terlebih dahulu.

"Untuk pengadaan alat seperti pengukur suhu tempat cuci tangan disediakan tempat ibadah masing-masing," kata dia.

Dia mencontohkan, seperti misal jemaah hendak masuk dalam masjid.

Sebelum mereka masuk dan mengambil air wudhu wajib cuci tangan terlebih dahulu juga dilihat suhu tubuhnya.

Selain itu shaf juga diatur menggunakan sistem jaga jarak antar jemaah yang hendak melakukan salat.

"Seperti nanti di gereja juga sama, akan ada jaga jarak untuk para jemaah yang melakukan ibadah," kata dia.

"Rencananya, kalau kondisi saat ini terus membaik bisa diterapkan pada 8 Juni nanti," kata dia.

Sebab, Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona Solo diperpanjang sampai 7 Juni mendatang. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved