Virus Corona

Inilah 36 Tempat dengan Risiko Penularan Tertinggi Virus Corona, Bar Paling Berisiko

Sejumlah tempat kembali ramai dan masyarakat pun kembali melakukan aktivitas sehari-hari tentu protokol kesehatan.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi Perkantoran 

TRIBUNSOLO.COM - Penerapan new normal sudah mulai dilakukan di berbagai kota di Indonesia.

Sejumlah tempat kembali ramai dan masyarakat pun kembali melakukan aktivitas sehari-hari tentu protokol kesehatan.

Tips Aman Bersepeda ke Kantor di Tengah Pandemi Corona, Terapkan 5 Hal Berikut Ini

Namun ternyata beberapa tempat umum menjadi tempat dengan risiko penularan Covid-19 yang tinggi.

Dikutip dari mlive.com, menurut ahli kesehatan Michigan, ada lima faktor penyebaran Virus Corona, yakni tempat, waktu, jarak dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dan tingkat risiko pribadi.

Keempat dokter tersebut mengatakan, kegiatan di luar ruangan umumnya lebih aman.

Hal ini dikarenakan virus menjadi kurang terkontaminasi dengan sirkulasi yang lebih lebar dan tidak terjangkau, tidak seperti di dalam ruangan.

Berikutnya adalah jarak sosial, kegiatan dengan jarak yang setiap orang yang berdekatan, seperti bermain basket atau konser musik menjadi lebih berisiko.

Para ahli juga menekankan pada waktu pemapatan sebagai salah satu faktor penting.

Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020.
Relawan dari sebuah kuil Sikh mendistribusikan makanan gratis kepada para tunawisma selama penguncian nasional yang diberlakukan pemerintah sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran virus corona COVID-19 di New Delhi pada 15 April 2020. (Prakash SINGH / AFP)

Contohnya, berjalan dengan seseorang di jalan setapak akan cenderung mengurangi risiko penyebaran virus, dibandingkan duduk berjam-jam di ruangan tertutup dengan seseorang.

Beberapa tempat juga menjadi lebih berbahaya, ketika orang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Halaman
1234
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved