Cara Mengetahui Kesehatan Bayi Anda dari Warna Feses, Begini Penjelasan Lengkapnya

Bayi yang mengonsumsi air susu ibu (ASI) secara eksklusif biasanya mengeluarkan kotoran bertekstur sangat lembek, berair, hingga berserat.

https://wallpaperaccess.com
Ilustrasi bayi 

TRIBUNSOLO.COM - Warna tinja atau kotoran (feses) pada bayi bisa jadi indikator (petunjuk) kesehatan si kecil.

Bayi yang mengonsumsi air susu ibu (ASI) secara eksklusif biasanya mengeluarkan kotoran bertekstur sangat lembek, berair, hingga berserat.

Reaksi Dinas Kesehatan Solo Dapati Klaim Pedagang Pasar Kadipolo Syukuran Klaim Bebas Covid-19

Hal ini tergolong normal. Sementara itu, feses bayi yang diberi susu formula cenderung lebih padat.

Perlu diketahui, setiap bayi memiliki frekuensi buang air besar ( BAB) yang berbeda.

Sebagai contoh bayi baru lahir dengan ASI eksklusif.

BAB akan terjadi setiap bayi selesai menyusu dan ini adalah hal normal.

Kemudian, setelah usia enam minggu, biasanya bayi akan makin jarang BAB.

Lalu, untuk bayi yang diberi susu formula, frekuensi BAB-nya sekali sehari. Kurang dari ini, bisa mengindikasikan si kecil mengalami sembelit.

Namun, agar lebih pasti apakah BAB bayi normal atau tidak, orangtua Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) bisa mengacu pada panduan berikut ini.

Hitam

Kotoran bayi baru lahir biasanya berwarna hijau kehitaman. Namun, tak jarang saking pekatnya feses terlihat hitam.

Halaman
1234
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved