Breaking News:

Tahun Ajaran Baru 2020 Solo Raya

Masih Zona Merah, Disdikbud Sukoharjo Belum Terapkan KBM Tatap Muka, Guru Bikin Video Pembelajaran

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo belum terburu-buru menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
ILUSTRASI : Para murid sebuah SD negeri di Solo yang sekolahnya terpilih sebagai tempat Kelas Inspirasi 6, Sabtu (28/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo belum terburu-buru menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Hal ini mengingat kasus Covid-19 masih naik dan ditemukan hampir di semua kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.

Kepala Disdikbud Sukoharjo Darno menuturkan dalam aturan yang diterbitkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), daerah bisa melaksanakan KBM tatap muka di sekolah bila daerah tersebut sudah berada di zona hijau.

Panik Hindari Mobil Polisi, Mobil Pribadi milik Dosen Terperosok ke Got, Dua Orang Luka Ringan

Sayangi Anak Tiri Seperti Anak Kandung Sendiri, Qory Sandioriva Beri Pesan untuk 2 Anak Sambungnya

"Kita saat ini masih berada di zona merah, sementara aturan dari Kemendikbud harus menunggu zona hijau dulu," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (16/6/2020).

Seperti yang diketahui, Kemendikbud berencana menyelenggarakan tahun ajaraqn baru pada 13 Juli 2020 mendatang.

Dengan demikian, proses KBM di Kabupaten Sukoharjo tetap dilaksanakan di rumah dengan daring.

"Ya kita tetap belajar di rumah dulu, meski Juli sudah ada tahun ajaran baru," jelas dia.

"Sampai kapannya, kita tunggu kurva kasus covid-19 di Kabupaten Sukoharjo turun dulu," imbuhnya.

Darno mengatakan, meski KBM di sekolah dengan metode tatap muka belum jelas kapan akan dilaksanakan.

Dia meminta para guru menyiapkan materi pembelajaran yang juga ditunjukan untuk orang tua siswa.

"Selama ini ada guru yang hanya memberikan tugas saja, sementara ada orang tua yang bingung dengan materinya sehingga tidak bisa mengajari anaknya," ucap dia.

"Jadi kita dorong untuk setiap guru membuat video pembelajaran, yang nanti bisa di-share ke grup wali murid," jelasnya,

Selain itu, sekolah juga diminta menyiapkan sistem protokol kesehatan untuk persiapan KBM bila diselenggarakan di sekolah. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved