Breaking News:

Virus Corona

Waspada, Studi Temukan Kloset di Toilet Umum Bisa Menyebarkan Virus Corona, Ini Penjelasannya

Banyak negara mulai mengurangi pembatasan Covid-19 dengan membuka bisnis, dan area rekreasi seperti taman dan pusat perbelanjaan.

INTERNET
Ilustrasi kloset duduk dan dua tombol flush. 

TRIBUNSOLO.COM - Banyak negara mulai mengurangi pembatasan Covid-19 dengan membuka bisnis, dan area rekreasi seperti taman dan pusat perbelanjaan.

Ini berarti peningkatan penggunaan kamar mandi umum juga akan meningkat.

Kini Tembus 80 Kasus, Sukoharjo Terlalu Kokoh di Peringkat I Terbanyak Positif Corona di Solo Raya

Update Corona Klaten 19 Juni 2020 : Jumlah Kasus Terus Meningkat, Lagi 1 Orang Positif Covid-19

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa virus corona dapat bertahan hidup dalam tinja seseorang dengan Covid-19.

Satu studi di China baru-baru ini menunjukkan bahwa virus tersebut dapat menyebar melalui air dari toilet yang sedang di-flush.

Melansir Helathline, sebuah penelitian baru menemukan bahwa menekan tombol flush yang ada di toilet dapat menyebabkan partikel virus menyebar ke udara.

Peneliti Dr. Ji-Xiang Wang dari Universitas Yangzhou, China menjelaskan bahwa studi ini dilakukan selama lockdown Cina untuk saat pandemi Covid-19.

Wang berkata, karena terjebak di rumah, dia mulai mempertimbangkan bagaimana dinamika fluida dapat memengaruhi penyebaran virus - terutama dari toilet.

"Ketika saya menggunakan toilet pada waktu itu dan menemukan pusaran yang signifikan di dalam dan saya pikir mungkin itu dapat menyebabkan penyebaran virus yang masif," ujar Wang seperti dilansir dari Healthline.

Menurut penelitian tersebut, ketika air mengalir ke dalam kloset, ia menyerang sisi yang berlawanan untuk membuat vortisitas (pusaran air).

Para peneliti menemukan bahwa tetesan dalam vortisitas ini dapat naik di atas kloset, membawa tetesan hingga 3 kaki di udara, di mana mereka bisa terhirup atau mencemari permukaan.

“Sesuai dengan karakteristik penularan fecal-oral, akan ada sejumlah besar virus di dalam toilet ketika kasus yang dikonfirmasi menggunakannya. Dengan demikian, toilet harus dianggap sebagai salah satu sumber infeksi,” tulis penulis penelitian.

Temuan menunjukkan bahwa hampir 60 persen droplet naik lebih tinggi di atas kursi untuk toilet tertentu.

Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa solusi untuk masalah ini adalah dengan menutup tutup kloset sebelum menekan tombol flush, yang seharusnya mengurangi penyebaran aerosol.

Para peneliti menulis bahwa salah satu solusinya adalah mendesain toilet umum dengan tutup yang otomatis.

Muncul Dua Kasus Corona Baru di Data Pemprov Jateng, Ini Klarifikasi Bupati Wonogiri

Cara tetap aman saat menggunakan kamar mandi umum

Meskipun tidak ada penyakit yang berhubungan dengan toilet, bakteri atau virus enterik dapat menyebar setelah Anda ke toilet dan tidak mencuci tangan.

"Tindakan pencegahan standar termasuk mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum," ujar Wang.

Dia juga menekankan bahwa kamar mandi ini harus dijaga kebersihannya dan agar berfungsi dengan baik untuk mengurangi risiko penyakit.

Mencuci tangan dengan sabun dan tisu desinfektan dapat membantu Anda meminimalisir risiko, terutama jika fasilitasnya kurang sabun atau wastafel.

Artikel ini telah tayang di Sonora dengan judul Studi Temukan Kloset di Toilet Umum Bisa Menyebarkan Virus Corona

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved