Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Cerita Warga Lereng Merapi Lari Keluar Rumah Ketika Erupsi, Ikuti Tradisi Langsung Buat Api Unggun

"Terdengar suara gemuruh, warga keluar rumah, kemudian melihat merapi mengeluarkan asap tebal," kata Neigen kepada TribunSolo.com.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Dok BPPTKG
Gunung Merapi yang mengalami erupsi lagi sehingga mengeluarkan awan panas, Jumat (26/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga lereng Gunung Merapi dikagetkan dengan suara gemuruh, Minggu (21/6/2020).

Adapun Gunung Merapi tercatat mengalami 'batuk' sebanyak dua kali, yakni pukul 09.13 WIB dan 09.27 WIB dengan amplitudo 75 mm.

Warga Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali menjadi satu yang dikagetkan erupsi Gunung Merapi.

Bukan 2.500 Meter, Tinggi Kolom Asap Gunung Merapi 6.000 Meter, Dua Kali Erupsi Arah Magelang

Lebih Segar, Begini Penampakan Prediksi Wajah Baru Toyota Kijang Innova

Pasalnya, mereka hanya berjarak kurang lebih 3 kilometer dari Gunung Merapi dan ada kurang lebih 138 Kepala Keluarga.

Sekretaris Desa Tlogolele, Neigen Achtah Nur Edy Saputra menyampaikan warga sempat menghentikan aktivitasnya dan berlari ke luar rumah.

Mereka keluar guna memastikan kondisi Gunung Merapi seusai mendengar suara gemuruh.

"Terdengar suara gemuruh, warga keluar rumah, kemudian melihat merapi mengeluarkan asap tebal," kata Neigen kepada TribunSolo.com.

"Tidak merasakan adanya getaran," tambahnya.

Neigen menuturkan warga tidak panik setelah mendengar gemuruh Gunung Merapi.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved