Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

PPDB 2020, 14 SMP Negeri di Kabupaten Sukoharjo Kurang Murid, Kini Harus Buka Pendaftaran Offline

Sebanyak 14 SMP di Kabupaten Sukoharjo kekurangan jumlah pendaftar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP 2020.

TribunSolo.com/Agil TRi
ILUSTRASI : Calon siswa sedang melakukan verifikasi berkas dan pengambilan token di SMA Negeri 3 Sukoharjo, Senin (24/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebanyak 14 SMP di Kabupaten Sukoharjo kekurangan jumlah pendaftar dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP 2020.

Menurut Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud) Sukoharjo, 14 SMP tersebut terletak di pinggiran. 

14 SMP tersebut meliputi SMP Negeri Bendosari 2 dan 3, SMP Negeri Bulu 1, 2, dan 3, SMP Negeri Nguter 2, 3, dan 4, SMP Negeri Polokarto 4, SMP Negeri Tawangsari 3 dan 4, SMP Negeri Weru 1, 2, dan 3.

"Untuk memenuhi kuota, 14 sekolah itu selanjutnya membuka pendaftaran offline sampai tahun ajaran baru," kata Warsini, Selasa (23/6/2020).

Buntut Aduan Kecurangan PPDB Online di Jateng, Kepala Sekolah Diminta Perketat Pengawasan

Kasihan pada Siswa, Pemuda Asal Solo Ini Inisiatif Jadi Relawan PPDB Online dan Tak Mau Dibayar

Fakta Dibalik ABG Setubuhi Pacar di Tempat Wisata, Sakit Hati hingga Kemaluannya Dipotong Sang Paman

Saat ini, PPDB telah memasuki tahap pengumuman dan daftar ulang PPDB tahap 2 yang dibuka dari tanggal 22-25 Juni mendatang. 

Sedangkan, untuk tahun ajaran baru, akan dimulai pada 13 Juli mendatang. 

PPDB di Kabupaten Sukoharjo sendiri menggunakan dua tahap, yang pertama jalur lingkungan RW, dan yang kedua jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua.

Sementara, untuk usia siswa, Kabupaten Sukoharjo tidak memprioritaskan hal tersebut. 

"Kabupaten Sukoharjo masih mengutamakan nilai, daripada usia, berbeda dengan di Jakarta," jelasnya. 

Namun, untuk sekolah yang masih kekurangan siswa, bisa menampung usia siswa di atas 15 tahun. 

Sementara itu, 27 SMP lainnya sudah menerima murid sesuai kuota penerimaan masing-masing sekolah. 

Bahkan, ada beberapa SMP yang kelebihan pendaftar, terlebih SMP yang terletak di Kota seperti di Kecamatan Sukoharjo, Kartasura, Baki, dan Gatak. (*) 

Penulis: Agil Tri
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved