Info Kesehatan

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Face Shield yang Biasa Dipakai untuk Cegah Virus Corona

"Namun, face shield tidak bisa menghalangi keluarnya droplet saat kita batuk karena terdapat ruang yang cukup lebar antara mulut pemakai dengan lapisa

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
FACE SHIELD SEDERHANA - Dua mahasiswa mencoba face shield sederhana buatan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di sela tugas kuliah onlinenya di aula FK Unair, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNSOLO.COM -  Selain masker, memakai face shield atau pelindung wajah menjadi pilihan beberapa orang untuk mencegah infeksi virus corona.

Sebenarnya, face shield telah lama digunakan oleh petugas kesehatan dalam berbagai prosedur medis, seperti pembedahan atau berbagai prosedur yang memungkinkan keluarnya darah atau cairan tubuh pasien.

Memakai face shield bertujuan untuk melindungi agar area dahi, mata, hidung dan mulut tidak terkena darah atau cairan tubuh pasien saat dilakukan prosedur medis.

Menurut spesialis penyakit menular Frank Esper, pemakaian face shield juga sangat ideal untuk mencegah penyebaran virus corona karena cakupan perlindungannya lebih luas daripada masker.

Riset 2014 juga membuktikan pemakaian face shield dapat mengurangi paparan droplet hingga 96 persen.

Pelindung wajah juga mengurangi kontaminasi permukaan respirator sebesar 97 persen.

"Namun, face shield tidak bisa menghalangi keluarnya droplet saat kita batuk karena terdapat ruang yang cukup lebar antara mulut pemakai dengan lapisan face shield," ucap Esper.

Kelebihan memakai face shield

Memakai masker memang membuat kita mudah merasa gerah dan membuat kita lebih susah untuk menghirup oksigen.

Sebaliknya, pemakaian face shield justru membuat kita lebih mudah menghirup oksigen dan tidak mudah merasa gerah.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved