Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

206 Tugu PSHT Mau Diluluhlantakkan, Para Pesilat di Masaran Sragen Berontak, Begini Sikapnya

Widodo menyampaikan simbol ataupun tugu perguruan tinggi yang didirikan di sejumlah tempat merupakan kebanggaan mereka.

Tangkapan layar Tribun Jateng TV
ILUSTRASI : Ribuan atlet pencak silat PSHT lakukan latihan bersama di lapangan Bhayangkara Akpol, Minggu (5/7/2018). 

Di Kecamatan Masaran sendiri terdapat 7 ribu warga PSHT dari 13 kelurahan atau desa.

Sementara sebanyak 12 tugu PSHT yang ada di Kecamatan Masaran.

Pesilat Cilik PSHT Tewas, Sang Ibu Berkaca-kaca Ceritakan Kisah Perjuangan Putranya Ikut Bela Diri

Pesilat Cilik PSHT yang Tewas Uji Kekuatan Perut Dimakamkan di Makam Sasonoloyo Sragen

Widodo menyampaikan 12 tugu tersebut memang mayoritas berada di tepi jalan atau berada di tanah fasilitas umum.

Dirinya menyampaikan pembuatan tugu selama ini merupakan dana dari swadaya warga PSHT dan didirikan oleh Mereke

"Dari organisasi tidak pernah menganggarkan untuk pembuatan tugu, semua atas jeri payah, swadaya dari teman-teman mencari dana sendiri, dikerjakan sendiri, maka kami minta Pemkab meninjau ulang karena kasihan merek sudah susah payah mendirikan masak mau dirobohkan," katanya.

Dengan adanya beberapa insiden perobohan tugu, Widodo menilai hal tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dia menyampaikan tugu bukanlah penyebabnya.

Dirinya berharap pada penegak hukum agar menangkap oknumnya bukan merobohkan simbol ataupun tugu.

"Kami minta penengak hukum untuk menangkap oknumnya, itu ditindak sesuai hukum yang berlaku jadi siapapun yang melakukan tindakan melanggar hukum harus diproses secara hukum," tandasnya. (uti)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul PSHT Ranting Masaran Sragen Menolak Rencana Pembongkaran 206 Unit Tugu Silat

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved