Berita Karanganyar Terbaru

Kisah Pendaki Naik Gunung Lawu Mirip Pasar karena Sangat Ramai, Meski Puncak Diselimuti Es & Membeku

Kepadatan itu sampai membuat antrean panjang dari pos pemberangkatan hingga tempat parkir Objek Wisata Candi Cetho.

ISTIMEWA / Tangkapan Layar @suryomulyo6
Ribuan pendaki memadati jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho, Minggu (5/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Baru dibuka sejak 21 Juni 2020 di tengah pandemi Corona, jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar dipadati para pendaki, Sabtu (4/7/2020).

Kepadatan itu sampai membuat antrean panjang dari pos pemberangkatan hingga tempat parkir Objek Wisata Candi Cetho.

Antrean itu mengular kira-kira sampai 500 meter jauhnya.

Itu terjadi lantaran adanya pengecekan suhu dan briefing terhadap para pendaki yang hendak menaklukkan Gunung Lawu seusai hampir 4 bulan vakum.

Para pendaki itu berasal dari berbagai daerah, nah, satu diantaranya dari Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Seperti, Erwik Handayani, pendaki asal Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen yang mendaki bersama rombongan sebanyak 129 orang.

Kisah Pendaki Asal Sragen : Dari Bergelut dengan Dingin, Hingga Puncak Gunung Lawu yang Overload

Ribuan Pendaki Serbu Gunung Lawu, Antrean Jalur Candi Cetho Karanganyar Mengular Hingga 500 Meter

Mereka berangkat dari sebuah masjid daerah Sragen sekira pukul 07.00 WIB dan sampai ke kawasan Candi Cetho sekira pukul 08.30 WIB.

Setibanya di sana, mereka kemudian mampir dulu ke sebuah villa untuk istirahat sejenak sebelum akhirnya menaklukkan gunung setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Dijamu dengan gorengan-gorengan, kemudian kami ada briefing dan doa bersama sebelum mendaki," terang Erwik kepada TribunSolo.com, Minggu (6/7/2020).

Erwik dan rombongan kemudian menuju pos keberangkatan jalur pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho sekira pukul 09.15 WIB.

Mereka sempat mengantre pengecekan suhu dan mendapat briefing dari relawan yang bersiaga.

"Kita pukul 09.42 WIB menuju pos satu," jelas dia.

"Karena begitu banyaknya pendaki dari jalur Candi Cetho, akhirnya memang terjadi lalu lalang pendaki yang naik bahkan di sela-sela pendaki yang naik, ada yang turun dari jalur yang sama," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved