Breaking News:

Virus Corona

Kasus Covid di Indonesia Terus Bertambah, Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah : Akan Mencapai 120 Ribu

"Dan pada tanggal 17 Agustus jumlah penderita Covid di Indonesia akan mencapai 120.000,"

(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)
Ilustrasi : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi bisa melebih angka 100 ribu kasus saat momen peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang jatuh pada 17 Agustus mendatang.

Prediksi itu disampaikan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla.

Dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com, Jusuf Kalla mengingatkan pemerintah, bahwa kasus Covid-19 bisa mencapai 120.000 pada peringatan HUT RI, 17 Agustus.

Ia mengatakan, pada awal pandemi mulanya butuh dua bulan untuk penambahan 10.000 kasus.

Saat ini, ia menghitung hanya butuh tujuh hari untuk penambahan 10.000 kasus, sebab per hari rata-rata terjadi penambahan di atas 1.000 kasus.

Buntut 7 Orang Positif Covid-19, Seluruh Pegawai KPK Di-swab : Mitigasi Penyebaran Corona

Update Corona Global 15 Juli 2020: Pasien Positif Tembus 13.445.299 Orang, 580.230 Meninggal

"Sekarang hanya butuh waktu tujuh hari untuk kita bertambah lagi 10.000. Karena itu saya perkirakan akhir juli ini akan mencapai angka 100 ribu," kata Kalla melalui keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

"Dan pada tanggal 17 Agustus jumlah penderita Covid di Indonesia akan mencapai 120.000 kalau tidak ada intervensi yang keras," lanjut Kalla.

Kalla menambahkan, penularan Covid-19 berlangsung semakin cepat sehingga perlu intervensi pemerintah yang lebih tegas.

Untuk itu, Kalla mengatakan, cara paling efektif untuk menghambat penularan wabah Covid-19 adalah mengurangi pergerakan orang dan mematikan virus dengan cara melakukan penyemproran disinfektan.

Ia berharap pemerintah melakukan intervensi yang lebih tegas dalam membatasi pergerakan orang dan melakukan penyemprotan disinfektan kembali secara masif.

“Saya kira tidak ada cara yang paling efektif membendung wabah ini selain mengurangi pergerakan orang. Mengenai caranya terserah pemerintah. Dan tentunya PMI tetap membantu dengan melakukan penyemprotan disinfektan, karena hanya itu cara mematikan virus tersebut," ucap mantan Wakil Presiden itu.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Berdasarkan data pemerintah hingga Selasa (14/7/2020) pukul 12.00 WIB, diketahui ada 1.591 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan kini ada 78.572 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

(KOMPAS.COM / Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah, Kasus Covid-19 Bisa Mencapai 120.000 pada 17 Agustus".

Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved