Berita Wonogiri Terbaru

Sampai Juli 2020, Ada 10 Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Wonogiri

"Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi, namun yang dominan adalah faktor ekonomi dan pendidikan," kata Kepala Dinas PPKB P3A Wonogiri, Setyarini.

Tayang:
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ryantono Puji Santoso
tribunnews/ilustrasi
Ilustrasi pelecehan seksual. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Tahun ini kasus pelecehan seksual pada perempuan dan anak (PPA) masih terjadi di Kabupaten Wonogiri. 

Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak didominasi faktor ekonomi dan pendidikan.

Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Wonogiri sendiri tahun ini masih ditemui.

Nahas, Seorang Gadis di Kebumen Lima Kali Disetubuhi Kakek 67 Tahun

Ada Temuan Ibu Melahirkan Positif Corona, Ini Saran Dinkes Sukoharjo

Dari data Dinas PPKB P3A Wonogiri, sepanjang tahun 2020 di semester pertama (Januari -Juli) ditemukan ada 12 kasus.

"Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi, namun yang dominan adalah faktor ekonomi dan pendidikan," kata Kepala Dinas PPKB P3A Wonogiri, Setyarini.

Dari 12 kasus itu, 14 anak menjadi korban.

Rinciannya, 10 kasus seksual, dua kasus penelantaran, satu kasus buliying, dan satu kasus kekerasan fisik.

Jika dibandingkan pada tahun 2019, tercatat ada terdapat 26 kasus kekerasan anak dengan jumlah korban sebanyak 22.

Dengan rincian, delapan kasus kekerasan seksual, 10 kasus kekerasan dalam rumah tangga, dua kasus kekerasan fisik, satu kasus Narkoba, dan satu kasus penelantaran.

"Kalau dilihat dari angkanya memang tinggi, tapi ini peran Satgas PPA di tingkat desa sangat efektif," jelasnya.

"Kasus-kasus kekerasan terhadap anak di Wonogiri dapat dengan cepat teridentifikasi dan ditangani," tambahnya.

Kendati demikian, dia tidak memungkiri jika ada korban yang takut untuk melaporkan kasus kekerasan PPA.

Positif Corona, Wawali Solo Karantina Mandiri di Rumah, Rudy: Ruang Kerjanya Tidak Perlu Ditutup

Oleh karena itu, dia meminta semua pihak dapat berperan aktif untuk mencegah atau mengurangi angka kekerasan seksual di Wonogiri.

Meskipun sudah dibentuk Satgas PPA di Wonogiri, keluarga dan lingkungan justru bisa berperan lebih untuk melakukan pengawasan terhadap anak. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved