Breaking News:

Pilkada Solo 2020

PKS Tanggapi Penolakan Purnomo Masuk Tim Pemenangan Gibran-Teguh, Sebut Itu Sinyal Perlawanan

"Itu adalah sinyal-sinyal yang kita tangkap bagian perlawan pak Purnomi terhadap pencalonan Gibran," tambahnya.

TribunSolo.com/Adi Surya
Ketua Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto saat menjadi pembicara dalam diskusi Ngobrol Mewah (Mepet Sawah) bertema 'Solo Mencari Wali Kota' di gedung Tribunnews Solo, Jalan Adi Soemarmo 335a, Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Kamis (19/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Achmad Purnomo telah menyampaikan kepada DPC PDI Perjuangan Kota Solo bahwa ia tidak mau masuk dalam tim pemenangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa.

Purnomo beralasan dirinya ingin istirahat dan meluangkan waktu bersama keluarga bila tak lagi menjabat Wakil Wali Kota Solo.

Di samping itu, ia juga menilai tanpa kehadirannya pasangan bakal calon Gibran - Teguh masih bisa menang.

Pilkada Solo 2020, PKS Solo PDKT dengan Purnomo, Ketua Bappilu: Simbol Perlawanan

Cari Penantang Gibran di Pilkada Solo, PKS Kini Incar Purnomo, Koalisi Partai Jadi Penentu

Ketua Bappilu DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto angkat bicara perihal keenganan Purnomo masuk dalam tim pemenangan.

Menurutnya, itu sebagai sinyal perlawanan Purnomo terhadap pencalonan Gibran.

"Sinyal itu sudah ada, pak Purnomo tidak bersedia jadi tim pemenangan," kata Sugeng kepada TribunSolo.com, Selasa (28/7/2020).

"Itu adalah sinyal-sinyal yang kita tangkap bagian perlawanan pak Purnomi terhadap pencalonan Gibran," tambahnya.

Seperti diketahui, Purnomo gagal mengamankan rekomendasi PDI Perjuangan untuk Pilkada Solo ke pangkuannya.

Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu lebih memilih memberikan rekomendasi kepada Gibran-Teguh.

"Ketika pak Purnomo itu selama ini memberikan kontribusi segala macam kepada PDI Perjuangan, kemudian ia dijanjikan ini itu segala macem," kata Sugeng.

"Kemudian atas apa dedikasi yang dilakukan pak Purnomo, terus janji yang diucapkan tidak ditunaikan itu sesuatu yang wajar pak Purnomo menunjukkan eksistensinya," imbuhnya.

Dituturkan Sugeng, Purnomo berkeinginan menunjukkan masih ada masyarakat yang memberikan dukungan kepadanya.

"Meskipun tidak bersama kapal utama di Kota Solo," ucapnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved