Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Pilkada Solo 2020, PKS Solo PDKT dengan Purnomo, Ketua Bappilu: Simbol Perlawanan

"Rasa yang dirasakan pak Purnomo, digadang-gadang, dijanjikan dan seterusnya tapi di detik akhir meleset semua," tambahnya.

TRIBUNSOLO.COM/PUTRADI PAMUNGKAS
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto saat ditemui wartawan di gedung DPRD Kota Surakarta, Senin (6/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penjajakan dengan Achmad Purnomo sampai saat ini masih terus dijajal Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Itu dilakukan untuk memunculkan penantang Gibran Rakabuming Raka dalam kancah Pilkada Solo 2020.

Ketua Bappilu DPD PKS Kota Solo, Sugeng Riyanto menilai Purnomo sebagai simbol perlawanan.

Cari Penantang Gibran di Pilkada Solo, PKS Kini Incar Purnomo, Koalisi Partai Jadi Penentu

Cucu Paku Buwono XII Jajaki PKS Solo Jadi Penantang Gibran, PKS Usahakan Kapal Koalisi

"Saya kira simbol perlawanan atau simbol 'yang terzolimi' adalah sosok pak Purnomo dan saya kira publik akan sangat mudah memahami pak Purnomo menyatakan siap maju," kata Sugeng kepada TribunSolo.com, Selasa (28/7/2020).

Sugeng meyakini masyarakat memahami apa yang dirasakan Purnomo setelah gagal meraih rekomendasi PDI Perjuangan.

"Saya meyakini memberikan empati dalam bentuk dukungan suara kita paham, saya kira filosofi masyarakat Indonesia dan Jawa khususnya memahami bab rasa," ujar dia.

"Rasa yang dirasakan pak Purnomo, digadang-gadang, dijanjikan dan seterusnya tapi di detik akhir meleset semua," tambahnya.

Rencana pengusungan Purnomo, lanjut Sugeng, sebagai upaya menghidupkan lagi iklim demokrasi di Kota Solo.

"Sisi lain bahwa masih ada di Solo yang bisa memberikan perlawan kepada Gibran dan politik dinasti," ucap Sugeng.

"Jadi simbol perlawan sosok pak Purnomo ketemu PKS, simbol perlawanan lembaga ada di PKS," tambahnya.

Sugeng menilai bila koalisi partai non-PDI Perjuangan bisa terbentuk kontestasi Pilkada Soko akan sangat luar biasa.

"Kita meyakini bisa mengalahkan politik dinasti di Kota Solo," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved