Breaking News:

Virus Corona

Satgas Penanganan Covid-19 Ungkap Bakal Muncul Klaster Terminal, Begini Alasannya

"Mungkin suatu saat nanti kalau ada terminal (jadi potensi munculnya klaster), dan terus banyak kasus, ya mungkin jadi klaster terminal."

Tribunnews/Herudin
ILUSTRASI MUDIK : Suasana penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2020). Awak bus dan karyawan perusahaan bus resah dengan kebijakan pemerintah melarang mudik yang berlaku mulai tanggal 24 April 2020 karena akan menghilangkan mata pencaharian mereka dan meminta kompensasi selama tidak bekerja. 

TRIBUNSOLO.COM - Pandemi Corona belum usai, bahkan klaster baru yang dimungkinkan dengan mudah menularkan virus bakal muncul yakni di terminal.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, tidak tertutup kemungkinan muncul klaster baru penularan virus corona di Indonesia.

Hal itu, menurut dia, bisa terjadi jika jumlah kasus di Indonesia terus bertambah dan suatu klaster berdampak menyebabkan munculnya klaster baru.

"Mungkin suatu saat nanti kalau ada terminal (jadi potensi munculnya klaster), dan terus banyak kasus, ya mungkin jadi klaster terminal. Karena transportasi," kata Wiku di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Kisah Indriana Siswi SMK Tinggal di Kandang Ayam, Dulu Kerap Diolok Kini Jadi Anak Asuh Ketua DPRD

Penggunaan Minyak Goreng yang Benar Ternyata Hanya Sekali Pakai, Begini Penjelasan Ahli Gizi

Wiku mengatakan, munculnya klaster kantor juga mungkin bisa disebabkan karena ada salah satu karyawan yang terjangkit Covid-19 saat berada di transportasi umum.

Klaster kantor, lanjut dia, juga bisa disebabkan karena ada karyawan yang terjangkit Covid-19 di rumah atau permukimannya.

"Sebenarnya orang yang berkantor itu kan asalnya dari rumah, dari pemukiman. Jadi pastinya di pemukiman juga pasti ada klaster kalau di kantor ada klaster," ujar dia.

Diketahui, sampai saat ini data Satgas Covid-19 memperlihatkan bahwa penularan virus corona masih terjadi di masyarakat hingga Jumat (7/8/2020).

Hal ini menyebabkan jumlah kasus Covid-19 terus bertambah. Data hingga Jumat pukul 12.00 WIB memperlihatkan ada penambahan 2.473 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Gibran Akui Tak Pernah Ajak Istrinya Selvi Ananda Ikut Blusukan ke Kampung, Ternyata Ini Alasannya

20 Tahun Menikah, Fadli Akhmad Perkenalkan Anak Kelimanya dan Bagikan Potret Aqiqah

Penambahan itu menyebabkan kini ada 121.226 kasus Covid-19 di Tanah Air, terhitung sejak kasus pertama yang diumumkan pada 2 Maret 2020.

Data yang sama memperlihatkan bahwa ada penambahan 1.912 pasien Covid-19 yang sembuh. Sehingga, total pasien Covid-19 yang sembuh kini mencapai 77.557 orang.

Pada periode 6 - 7 Agustus 2020, ini pun juga diketahui ada penambahan 72 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Dengan demikian, angka kematian akibat Covid-19 mencapai 5.593 pasien sejak awal pandemi terjadi di Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Satgas Tak Tutup Kemungkinan Munculnya Klaster Terminal di Indonesia

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved