Kisruh Kepengurusan, Partai Berkarya Versi Tommy Soeharto Sapu Bersih Simpatisan Muchdi Pr di Jateng
Dikatakan oleh Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Tengah, Suwito jika ada beberapa kader yang sudah diberhentikan secara tidak hormat dari kepengurusan.
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dualisme kepemimpinan Partai Berkarya semakin memanas.
Usai melayangkan gugatan hukum, kubu Tommy Soeharto juga melakukan sapu bersih bagi simpatisan kubu Munaslub yang diketuai oleh Muchdi Purwopranjono.
Dikatakan oleh Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Tengah, Suwito jika ada beberapa kader yang sudah diberhentikan secara tidak hormat dari kepengurusan.
"Siapapun kader partai Berkarya, baik pusat maupun daerah yang mengikuti kegiatan munaslub harus dipecat," tegasnya saat konferensi pers di Lorin Hotel, Jalan Adi Sucipto, Kabupaten Karanganyar pada Senin (10/8/2020).
• DPW Partai Berkarya Jateng Pilih Setia Kepada Tommy Soeharto, Kader Membelot ke Muchdi Bakal Dipecat
• Meski Sempat Tersakiti PDIP karena Pilih Aris, Golkar Klaten Kirim Sinyal Merapat ke Sri Mulyani
"Sesuai dengan Rapimnas di Jakarta," imbuhnya menegaskan.
Sedikitnya, kata Suwito ada beberapa simpatisan Kubu Munaslub dipecat dan diberi tembusan surat ke KPU maupun Bawaslu.
"Saya sendiri juga menindaklanjuti," kata Suwito.
"Dari 36 kabupaten kota, ada 6 yang mengikuti Munaslub, untuk DPW ada 4 personel, dan yang komen di grup memojokkan pimpinan Pak Tommy sudah saya non aktifkan," aku dia.
"Sudah saya keluarkan ke KPU dan Bawaslu setempat," terangnya.
Sekretaris DPW Partai Berkarya Jateng, Miko Vinaldho jika kedua pimpinan versi Munaslub pun diberhentikan secara tidak hormat.
• Tommy Soeharto Tergusur Seusai Partai Berkarya Kubu Muchdi Terima SK Kepengurusan dari Kemenkumham
• Tommy Soeharto Sebut Pemilu 2019 Masih Memprihatinkan dan Tidak Demokratis
"Termasuk Jenderal Muchdi Pr dan Badaruddin Andi Picunang yang menjadi Ketua Umum dan Sekjen versi sebelah," ungkapnya.
"Kami mempertanyakan kedudukan mereka," imbuhnya.
"Sampai kapanpun Partai Berkarya Jawa Tengah tidak mengakui munaslub dan SK Kemenkumham," tandas Miko. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tommy-dan-badaruddin.jpg)