Pencabulan Siswa di Wonogiri

Video Dugaan Tindakan Cabul Guru SMP di Wonogiri Beredar, Terekam Beraksi Saat Study Tour Sekolah

Kasus dugaan pelecehan guru SMP di Wonogiri, tim gabungan turun tangan selidiki kasus dan lindungi korban.

Tayang:
TribunSolo.com
KASUS PELECEHAN - Ilustrasi aksi pelecehan. Seorang guru olahraga di salah satu SMP Negeri di Wonogiri dilaporkan melakukan pelecehan terhadap siswinya, belum lama ini. 
Ringkasan Berita:
  • Kasus dugaan pelecehan guru SMP di Wonogiri terungkap berdasarkan rekaman video
  • Rekaman menunjukkan korban siswi diraba melalui tas saat pemberangkatan study tour, disertai laporan pesan WhatsApp tak pantas
  • Dinsos PPKB P3A bersama Disdikbud membentuk tim gabungan turun ke lapangan untuk menyelidiki dan melindungi korban.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kasus dugaan pelecehan oleh seorang guru olahraga berinisial J di salah satu SMP Negeri di Wonogiri mencuat setelah aksinya terekam kamera.

Rekaman tersebut memperlihatkan momen saat korban, seorang siswi, menyalami J sebelum berangkat study tour.

Namun, tangan korban ditahan dan J kemudian meraba tubuh korban melalui tas yang dibawa siswi tersebut.

KASUS PELECEHAN - Ilustrasi aksi pelecehan. Seorang guru olahraga di salah satu SMP Negeri di Wonogiri dilaporkan melakukan pelecehan terhadap siswinya, belum lama ini.
KASUS PELECEHAN - Ilustrasi aksi pelecehan. Seorang guru olahraga di salah satu SMP Negeri di Wonogiri dilaporkan melakukan pelecehan terhadap siswinya, belum lama ini. (TribunSolo.com/Aji Bramastra)

Selain insiden yang terekam, J juga disebut mengirimkan pesan WhatsApp bernada tidak pantas kepada siswi lain.

Fakta ini semakin memperkuat dugaan adanya pelanggaran serius yang dilakukan oleh oknum guru tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS : Guru Olahraga SMP Negeri di Wonogiri Dilaporkan Lakukan Pelecehan ke Siswi

Respons Pemerintah Daerah

Menanggapi kasus yang viral ini, Kepala Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan 

Perlindungan Anak (Dinsos PPKB P3A) Wonogiri, Anton Tiyas Harjanto, menegaskan pihaknya segera bertindak.

"Hari ini kami koordinasi dengan Disdikbud, turun (ke lapangan)," ujar Anton, Rabu (6/5/2026).

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved