Breaking News:

Satu Keluarga Tewas di Baki

Polisi Evakuasi 4 Mayat yang Tewas Mengenaskan di Baki, Ratusan Warga Berduyun-duyun Menyaksikan

Camat Baki, Roni Wicaksno membenarkan tragedi penemuan mayat di dalam rumah di Desa Duwet.

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Warga heboh menyaksikan evakuasi empat mayat yang merupakan satu keluarga di rumah kawasan Masjid Al-Aqso di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (21/8/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat satu keluarga yang tewas bersimbah darah di dalam rumah di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (21/8/2020) malam.

Dari pengamatan di lapangan, sejumlah polisi melakukan olah TKP dibantu pengamanan TNI.

Karena masih pandemi, tampak pengangkatan jenazah juga menggunakan protap APD lengkap.

Bahkan warga tampak berdesak-desakan melihat evakuasi korban dan olah TKP di kawasan tersebut.

Sekeluarga yang Ditemukan Sudah Jadi Mayat Ternyata Sudah 3 Hari Tewas di Rumahnya Baki Sukoharjo

Sadis, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Baki Sukoharjo, Kondisi Mayat Mengenaskan

Sebelumnya, mayat satu keluarga yang tewas merupakan sepasang suami istri dan dua anaknya.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, mayat satu keluarga itu ditemukan warga sudah tiga hari tewas di rumah kawasan Masjid Al-Aqso tersebut.

Mayat tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah yang tampak mengenaskan, karena darah ada di mana-mana.

Bahkan darah membanjiri lantai rumah sehingga membuat bulu kuduk berdiri.

Camat Baki, Roni Wicaksno membenarkan tragedi penemuan mayat di dalam rumah di Desa Duwet.

Dari informasi yang diterima, satu keluarga yang tewas karena dihabisi oleh perampok.

"Benar ada (penemuan mayat) di wilayah Desa Duwet 1 keluarga," katanya.

BREAKING NEWS : Diduga Dirampok, Satu Keluarga Berisi 4 Orang Tewas di Rumah Duwet Baki Sukoharjo

Tambah 4 Orang, Kini Jumlah Kasus di Klaten Tembus 200 Kasus, Ini Data Covid-19 di Solo Raya

"Terdiri dari suami, istri dan 2 anak," imbuhnya.

Hal senanda juga diungkapkan Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho.

"Ya benar," tandasnya.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari polisi, apakah tewas dirampok atau kasus pembuhunan lain meskipun beredar kabar korban dirampok. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved