Info Kesehatan
Kenali Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Makanan yang Dibakar, Bisa Picu Kanker hingga Asam Lambung
Hal ini karena makanan tersebut mengeluarkan aromanya saat dibakar dan menggugah selera. Misalnya seperti makanan berikut kambing guling,
TRIBUNSOLO.COM - Makan makanan yang dibakar pasti memiliki cita rasa tersendiri yang membuatnya semakin nikmat.
Hal ini karena makanan tersebut mengeluarkan aromanya saat dibakar dan menggugah selera.
Misalnya seperti makanan berikut kambing guling, bebek bakar, steak atau daging bakar, ayam bakar, dan lainnya.
Sangat nikmat untuk dikonsumsi tetapi bisa berbahaya bagi kesehatan jika mengonsumsinya berlebihan.
Oleh sebab itu, para pecinta kuliner dengan pengolahan dibakar akan lebih baik jika dapat membatasi konsumsi makanan tersebut.
Berikut ini adalah ragam bahaya terlalu sering makan makanan yang dibakar:
• Bermain Hand Sanitizer Berbasis Alkohol, Bocah 3 Tahun Terbakar hingga Berteriak Kesakitan
• Wonosari Klaten Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak 30 Orang, Beberapa Anak Balita Berumur 2-3 Tahun
1. Picu kanker
Makanan yang diolah dengan cara dibakar pada kenyatannya dapat menyebabkan kanker.
Melansir laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdaan Masyarakat Kemenkes RI, kandungan protein pada ayam, ikan, dan daging dapat bereaksi dengan suhu tinggi dari pembakaran dan membentuk senyawa karsinogenik.
Senyawa inilah yang dapat merusak komposisi DNA dalam gen manusia, sehingga dapat memicu perkembangan sel kanker.
Untuk mengurangi pembentukan senyawa karsinogenik, Anda perlu merendam daging dalam bumbu tradisional dan alami serta menghindari memasaknya dalam waktu lama pada suhu tinggi.
2. Kandungan gizi menghilang
Semua jenis daging menawarkan kandungan protein yang baik bagi kesehatan tubuh.
Protein dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi.
Protein juga diperlukan untuk memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sate-ayam-bumbu-kecap.jpg)