Gondala di Tegalmulyo

Berada di Daerah Terisolir, Warga Desa Tegalmulyo Klaten Manfaatkan Gondala untuk Mengangkut Barang

Warga di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, memanfaatkan gondala yang dijadikan sebagai alat angkut barang.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Agil Trisetiawan
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Penampakan Gondola Pengangkut Barang yang menghubungkan dua dukuh di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jumat (11/9/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Warga di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, memanfaatkan gondala yang dijadikan sebagai alat angkut barang.

Gondala tersebut menjadi alat angkut satu-satunya untuk mengirimkab barang dari satu tempat ke tempat yang lain.

Sebab, jika barang hasil perkebunan itu diangkut melalui jalur darat, warga harus menuruni ribuan anak tangga.

Karena akses terdekat penghubung kedua dusun itu harus melewati jurang.

Nampak, Gondala tersebut digunakan warga untuk mengirim barang dari Dukuh Gerpasang ke Dukuh Ringin, dan sebaliknya.

Menurut Kepala Desa Tegalmulyo, Sutarno, Gundala tersebut hanya dikhususkan untuk mengangkut barang saja.

Tidak digunakan untuk mengangkut manusia, karena sangat berbahaya.

"Gondola ini sebenarnya berfungsi untuk mengangkut barang, bukan mengangkut orang," kata Sutarno, Jumat (11/9/2020).

Viral Video Pria Asal Klaten Jadi Komandan Polisi Gadungan di Medan, Terbongkar saat Merampok

Ratusan Anggota Polri Disebar Amankan 2.550 TPS saat Pemungutan Suara di Pilkada Klaten 2020

Daftar 14 Pasien Positif Corona di Klaten Tersebar di 7 Kecamatan, Satu Orang Masih Remaja 10 Tahun

Kasus Corona Klaten Belum Berhenti, Kini Tambah 14 Orang Positif Meski Ada 5 Orang Berhasil Sembuh

Dilihat dari bentuknya, Gondala tersebut memang tidak diperuntukan untuk mengangkut manusia.

Karena tidak memiliki tingkat keamanan yang memadai.

"Beban maksimal pada Gondala ini 300 Kilogram, hanya untuk mengangkut barang," imbuhnya.

Namun, saat ini Gondala tersebut menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat luar.

Mengingat Gondala itu sudah viral dan ramai dibicarakan banyak orang di Media Sosial (Medsos).

Sutarno menghimbau kepada masyarakat yang berkunjung disana untuk tidak menaiki Gondola itu.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved