Berita Solo Terbaru
Gempa 2,9 SR Terjadi di Kota Solo, BMKG: Bukan dari Aktivitas Gunung Berapi
"Gempa yang terjadi di Kota Solo merupakan gempa dangkal. Itu diakibatkan karena sesar lokal," jelas Ajie kepasa TribunSolo.com.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Gempa bermagnitudo 2,9 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/9/2020) sekira pukul 10.23 WIB.
Berdasarkan keterangan yang dirilis BMKG DIY, pusat gempa berjarak 7 kilometer barat laut Kota Solo.
Pusat itu berkedalaman 13 kilometer.
• Ibu 6 Anak Penjual Gorengan Diperkosa di Kebun, Pelaku Pura-pura Bantu Korban Jajakan Dagangan
• Kisah Mahasiswi Beragama Hindu 5 Tahun Pakai Hijab Selama Kuliah : Merasa Bahagia dan Bersyukur
Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie menjelaskan, gempa tersebut bukan dipicu faktor gunung berapi.
"Itu gempa bumi tektonik bukan dari aktivitas gunung berapi atau vulkanik," jelas Ajie kepada TribunSolo.com.
Aji mengungkapkan, gempa tersebut disebabkan sesar lokal yang terjadi di Kota Solo.
"Gempa yang terjadi di Kota Solo merupakan gempa dangkal. Itu diakibatkan karena sesar lokal," jelas Ajie kepasa TribunSolo.com.
"Sesar lokal itu lempeng-lempeng bergerak. Ketika bergerak melepaskan energi secara tiba-tiba sehingga terjadilah gempa bumi," tambahnya.
Ajie menuturkan tidak ada gempa susulan di Kota Solo setelah gempa bermagnitudo 2,9 SR.
"Tidak ada susulan gempa," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gempa-bumi_20180819_222947.jpg)