Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Massa Kampanye Pilkada 2020, Ketua DPR Puan Maharani Ingatkan Paslon Tak Memobilisasi Massa

Para kontestan Pilkada 2020 diminta untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 di tiap tahapan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Kompas/ Arum Tresnaningtyas
Bendera partai politik 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA – Para kontestan Pilkada 2020 diminta untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 di tiap tahapan pesta demokrasi lima tahunan itu, termasuk perihal kerumunan massa.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan agar pasangan calon (paslon) tidak memobilisasi massa selama masa kampanye.

"Jangan sampai masih memobilisasi dan membuat masyarakat berkerumun. Disiplin protokol kesehatan selain karena aturan juga harus karena kesadaran," kata Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2020).

Puan mengatakan, para paslon harus mencari cara kampanye yang kreatif dan inovatif dengan mempertimbangkan potensi risiko penularan Covid-19.

Menurutnya, peringatan ini juga berlaku bagi penyelenggara pemilu. Dia menegaskan protokol Covid-19 yang telah tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) harus ditegakkan.

"Sanksinya sudah diatur melalui PKPU terbaru. Disiplin dalam pilkada sangat penting untuk keberhasilan Pilkada 2020," tuturnya.

Hal senada disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

Dia mengaku pihaknya masih menemukan ada pasangan calon kepala daerah pada Pilkada 2020 yang menggelar kampanye dan menimbulkan kerumunan. Wiku pun mengaku kecewa akan kondisi ini.

Kampanye Pilkada Klaten Baru Ditabuh, 4 Kades Dipanggil Bawaslu, Diduga Ajak Pilih Paslon Tertentu

Pilkada Wonogiri 2020 : Josss Tak Tiru Langkah Gibran, Harjo Pilih Sebar Flayer & Pasang Baliho

"Satgas Covid-19 sangat prihatin dan kecewa dengan masih ditemukannya paslon yang masih menggelar kampanye yang menimbulkan kerumunan dan tidak mematuhi protokol," kata Wiku dalam konferensi pers dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Wiku tak merinci siapa pasangan calon kepala daerah yang melakukan pelanggaran itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved