Breaking News:

TNI Sergap Honai di Nduga Papua Usai Lakukan Pengintaian, Seorang Anak Buah Egianus Kogoya Tewas

Mendapat tembakan dadakan, kata Suriastawa, pasukan TNI yang sudah berada dekat dengan lokasi melakukan tembakan balasan dengan terarah.

Editor: Hanang Yuwono
Dok Kompas.com/Istimewa
Egianus Kogoya bersama Kelompok Kriminal Bersenjata di Nduga, Papua. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Prajurit TNI menyergap sebuah honai yang diduga menjadi tempat persembunyian anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Distrik Dal Kabupaten Nduga Papua.

Dituturkan Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa, dalam penyergapan tersebut prajurit TNI berhasil menewaskan seorang anggota KKSB anak buah Egianus Kogoya.

Sebelumnya juga terjadi kontak tembak.

Update Kabar Terbaru Donald Trump Usai Positif Covid-19, Bagikan Video Dirinya yang Merasa Sehat

Harga Vespa Racing Sixties Limited Edition Oktober 2020, Dijual Mulai Rp 54,6 Juta

"Kontak tembak tersebut berhasil menewaskan salah seorang anggota KKSB anak buah Egianus Kogoya yang sedang berada dalam tempat persembunyian di sebuah honai di Distrik Dal wilayah Nduga," kata Suriastawa dalam keterangannya di Papua, Sabtu (3/10/2020).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kata Suriastawa, pasukan TNI mendapati seorang anggota KKSB tanpa identitas, sepucuk pistol P1, empat butir munisi, sebuah pisau, sebungkus rokok.

Kemudian sebuah HT Icom, sebuah radio SSB, sebuah antena radio, sebuah HP Samsung, sebuah jam tangan, dan empat buah dompet yang berisi uang Rp15.750.000.

Suriastawa mengatakan diperkirakan empat orang anggota KKSB di bawah pimpinan Egianus Kogoya lainnya yang berada di dalam honai melarikan diri melalui pintu belakang ke arah hutan belantara.

"Hingga saat ini pasukan TNI terus melakukan pengejaran untuk menangkap gerombolan KKSB yang sering melakukan kekerasan bahkan tak segan membunuh masyarakat sekitar seperti kejadian beberapa waktu lalu yaitu menembak mati tukang ojek pangkalan dan membunuh dua prajurit TNI," kata Suriastawa.

Suriastawa memgungkapkan kejadian tersebut berawal saat pasukan TNI sedang melaksanakan patroli rutin di Distrik Dal di lokasi yang dicurigai menjadi jalur lintasan gerombolan KKSB.

Saat itu, kata Suriastawa, waktu menunjukan pukul 12.00 WIT ketika pasukan TNI yang berada di ketinggian melihat kepulan asap dari rerimbunan hutan di Distrik Dal.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved