Breaking News:

Penanganan Covid

Cegah Covid-19, Bawaslu Minta Jajaran Pengawas Daerah Jadi Teladan Hidup Sehat saat Kawal Pilkada

Abhan meminta seluruh jajaran Bawaslu daerah yang melangsungkan Pilkada Serentak 2020 untuk membentuk kelompok kerja (pokja).

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Bawaslu, Abhan (kiri) bersama Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar memberikan keterangan di Media Center Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2020). Dalam pengawasan tahapan verifikasi faktual (verfak) dukungan calon perseorangan Pilkada 2020 yang berlangsung 24 Juni hingga 12 Juli 2020, Bawaslu menemukan puluhan ribu dukungan dari aparatur sipil negara (ASN) dan penyelenggara Pilkada. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNSOLO.COM - Pilkada tahun 2020 akan digelar berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Dijadwalkan sebelumnya pemungutan suara untuk Pilkada 2020 akan dilasanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Prihatin Pilkada Ditengah Pandemi Covid-19, Habib Hasan Mulachela Berikan Suplemen ke Bawaslu Solo

Hari Pertama Peneriban APK Liar, Bawaslu Sukoharjo Turunkan 2.000 APK Milik EA dan Joswi

Terkait hal ini Ketua Bawaslu RI, Abhan meminta seluruh jajaran Bawaslu daerah yang melangsungkan Pilkada Serentak 2020 untuk membentuk kelompok kerja (pokja) pencegahan dan penanganan Protokol Kesehatan.

Sebab Bawaslu kata Abhan, memikul ekspektasi publik yang diharapkan menjadi pengawas pelaksanaan kegiatan kepemiluan di lapangan, termasuk soal kedisiplinan protokol kesehatan peserta pemilihan.

"Ekspetasi publik kepada Bawaslu dalam penegakkan pelanggaran pemilihan (pilkada) sangat besar. Oleh karena itu, perlu membuat Pokja Tata Cara Pencegahan dan Penanganan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19," ujarnya seperti dikutip  dari laman Bawaslu.go.id, Senin (5/10/2020).

Abhan meminta seluruh jajaran Bawaslu daerah berkomitmen dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengawas dan pemberi contoh kedisiplinan protokol kesehatan Covid-19.

Ia berharap kedisiplinan jajaran Bawaslu soal 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, bisa ditiru oleh masyarakat maupun para peserta pemilu.

Apalagi pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini juga terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini gencar disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia.

Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

"Kita harus tunjukan semangat kerja dan komitmen dalam tugas pengawasan ditengah tantangan pilkada di masa pandemi covid-19, serta memberikan contoh kepada peserta pemilihan dan masyarakat terkait tata cara prosedur semua tahapan dengan mengikuti protokol," tutur dia.

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.  Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bawaslu Minta Jajaran Pengawas Daerah Jadi Teladan Hidup Sehat Bagi Peserta dan Pemilih di Pilkada,

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved