Breaking News:

Demi Uang Rp 2,5 Juta, Seorang Pria Nekat Buat Laporan Palsu Jika Dirinya Dibegal

Sebelum tiba di lokasi, AR kembali ke tempat bosnya di daerah Ubud dan berbohong telah dibegal di kawasan simpang tiga Jagaraga, Sukawati.

TribunJateng
Ilustrasi - Penangkapan 

Karena kejanggalan tersebut, AR digeledah dan ditemukan uang Rp 3,5 juta yang diikat di celana dalamnya.

Baru kemudian, AR mengakui bahwa uang tersebut adalah uang gaji dan juga uang bosnya yang akan digunakan untuk membeli gas.

AR mengaku peristiwa pembegalan yang dilaporkannya adalah bohong.

Ia melakukannya dengan alasan terdesak kebutuhan untuk keluarga dan berniat menguasai uang pembelian gas.

"Ia mengaku istri terduga pelaku sedang membutuhkan uang. Kemudian timbul niat menyembunyikan uang tersebut di dalam celana dalam," kata Suryadi, dalam keterangan tertulis, Jumat sore.

Wakapolresta Janji Periksa Polisi yang Lakukan Salah Tangkap Ketua Peradi Solo Badrus Zaman di Kleco

Kisah Pilu Keluarga di Kudus, Depresi Merasa Terinfeksi Corona, Ayah Ini Cekik Putrinya & Bunuh Diri

7 Alasan Kenapa Tubuh Seringkali Mudah Lelah, Kurang Cairan hingga Stres

Terkait kejadian itu, polisi membuat laporan model A di mana pelapor tersebut telah menipu petugas maupun bosnya dengan membuat laporan polisi palsu.

Saat ini, AR diamankan di Polsek Sukawati untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ia dijerat dengan Pasal 220 KUHP karena memberikan keterangan palsu, dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demi Rp 2,5 Juta, Pria Ini Buat Laporan Palsu Mengaku Dibegal"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved