Breaking News:

Cara Rawat Rem Mobil Agar Tetap Prima, Antisipasi Kejadian Rem Blong 

Kecelakaan tersebut diduga kuat disebabkan karena sistem pengereman truk bermuatan batu split mengalami gagal fungsi.

Gomme-Auto.Com
Ilustrasi ban kempes 

“Masa pemakaian minyak rem memang cukup lama yakni mencapai 40.000 kilometer atau tiga tahun, dan setelah itu cairan ini juga perlu diganti secara berkala,” kata Didi kepada Kompas.com, Sabtu (17/10/2020).

Penggantian cairan rem ini, Didi menambahkan, bertujuan untuk menjaga agar sistem pengereman kendaraan tetap berfungsi maksimal.

 Selain itu, penggantian minyak rem juga berfungsi untuk mencegah munculnya uap air pada saluran pengereman sehingga bisa menyebabkan terjadinya vapor lock.

“Jika minyak rem tidak diganti dengan yang baru, dikhawatirkan ada udara di dalam sistem pengereman. Sebab, minyak rem bisa mendidih dan menghasilkan uap air,” ujarnya.

Keberadaan uap air ini cukup berbahaya, karena uap air bisa menyebabkan sistem pengereman seolah blong atau harus memompa dulu.

“Uap air tersebut yang bisa mengakibatkan rem terasa seperti blong. Peristiwa ini disebut juga dengan vapor lock," tutur Didi.

Selain penggantian minyak rem secara rutin, Didi juga mengatakan, pengecekan volume minyak rem juga perlu dilakukan. Jangan sampai volume minyak rem berkurang cukup banyak atau bahkan habis.

“Jika minyak rem berkurang, maka harus ditambahkan. Namun, jangan menambahkan minyak rem dengan spesifikasi DOT yang berbeda,” ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cegah Rem Blong, Ada Hubungannya dengan Ganti Minyak Secara Rutin

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved