Breaking News:

PIlkada Sukoharjo 2020

Kampanye Pilkada Sukoharjo : Tak Hanya Konvoi Motor & Mobil, Konvoi Jalan Kaki Juga Dilarang Bawaslu

"Konvoi dengan kendaraan maupun berjalan kaki tetap melanggar. Kita sudah panggil sebagian penanggungjawab untuk dimintai keterangan"

Penulis: Agil Tri | Editor: Adi Surya Samodra
Kompas/ Arum Tresnaningtyas
Bendera partai politik 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bawaslu Sukoharjo kembali melakukan sosialisasi terkait aturan kampanye. 

Dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020, lembaga penyelenggara pemilu itu mengatur sejumlah sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pada saat Pilkada 2020.

Menurut Komisioner Bawaslu Sukoharjo, Muladi Wibowo, kampanye konvoi atau arak-arakan masyarakat menjadi salah satu perhatian. 

Sebab, selain konvoi dengan kendaraan bermotor, konvoi berjalan kaki dan menggunakan sepeda ontel juga dilarang. 

"Konvoi dengan kendaraan maupun berjalan kaki tetap melanggar." kata Muladi, Selasa (20/10/2020).

"Kita sudah panggil sebagian penanggungjawab untuk dimintai keterangan," imbuhnya. 

Baca juga: Abstain di Pilkada Solo 2020, PKS Buat Kontes Video Andai Aku Menjadi Wali Kota, Ini Tujuannya

Baca juga: EA dan Joswi Tutup Debat Publik Perdana Pilkada Sukoharjo 2020 dengan Baca Pantun Bernada Satire

Muladi menjelaskan, baik Pilkada ditengah pandemi Covid-19 atau tidak, kegiatan konvoi tetap dilarang. 

Kecuali konvoi yang disebabkan karena akan menghadiri rapat umum. 

Sebab, sekelompok orang akan menuju satu titik yang dijadikan lokasi rapat umum secara bersama-sama. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved