Breaking News:

Kisah Warga Ponorogo Kumpulkan Koin Rp 100 Buat Bayar Pajak, Minta Uang Rakyat Tak Diselewengkan

Tersemat pesan kepada pejabat pemerintah supaya tidak menyelewengkan uang pajak yang dibayar dari jerih payah masyarakat.

Editor: Hanang Yuwono
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra
Wajib Pajak Asal Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, Nursam Romdoni Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Menggunakan Koin 

TRIBUNSOLO.COM, PONOROGO - Kisah Nursam Romdoni, warga Ponorogo, Jawa Timur susah payah mengumpulkan uang recehan untuk membayar pajak mobil pick up miliknya.

Nursam sudah mengumpulkan koin untuk pajak ini selama setahun.

Ia mengumpulkan koin dalam pecahan Rp 100, Rp 200, Rp 500 dan Rp 1.000 setiap hari.

Baca juga: Aksi Heroik Santri Bersarung dan Berpeci Panjat Tiang Bendera saat Upacara, Betulkan Tali yang Putus

Mengapa menggunakan koin? Ternyata, Nursam memiliki alasan sendiri.

Tersemat pesan kepada pejabat pemerintah supaya tidak menyelewengkan uang pajak yang dibayar dari jerih payah masyarakat.

Nursam sudah tiga tahun ini membayar pajak kendaraan menggunakan koin.

 

Baca juga: Dokter PNS Ini Menanggung Malu, Dimandikan Pakai Air Kotor Usai Digerebek Bersama Suami Siri

Pria yang berdomisili di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo ini tertib membayar pajak kendaraan.

Pria yang akrab disapa Londo ini sudah jauh-jauh hari menabung untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan cara menyisihkan uang koin ke dalam galon air.

Uang koin tersebut ia dapatkan dari penghasilannya sebagai sales mainan anak-anak dan aksesoris wanita.

"Sehari bisa Rp 10 ribu, tapi kadang-kadang juga tidak ada sama sekali, karena pendapatannya kadang tidak ada receh," ucap Londo, Kamis (22/10/2020).

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved