Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Debat Perdana Pilkada Solo, Bajo Akui Siap Hadapi Gibran, Sudah 12 Kali Simulasi Debat

"Masalah hal-hal tentang debat, kalau faktanya tidak bisa membuat masyarakat mendapat manfaat yang benar, sama juga bohong," tuturnya.

TribunSolo.com/Adi Surya
Penampilan Bagyo Wahyono yang mengenakan beskap hitam yang dipadukan dengan blangkon saat menghadiri acara deklarasi kampanye damai Pilkada Solo 2020 di The Sunan Hotel Solo, Sabtu (26/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tidak hanya Gibran Rakabuming Raka, pasangan Bagyo Wahyono - Fx Supardjo (Bajo) juga menghadiri Rakor Pembahasan Debat Publik Pilkada Solo 2020.

Bagyo mengatakan, dirinya dan Supardjo siap menghadapi debat perdana yang diselenggarakan pada 6 November 2020 di The Sunan Hotel Solo itu.

"Kita sudah maju, tidak bisa mundur, maju terus pantang mundur, kita siap untuk debat sangat amat siap," katanya, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Tanggapi Materi Debat Perdana Pilkada Solo 2020, Gibran: Makanan Setiap Hari

Baca juga: WHO Tegaskan Vaksin Covid-19 untuk Semua Warga Dunia, Termasuk Negara Miskin dan Berkembang

Apalagi, Bagyo mengaku selama ini dirinya telah menampung aspirasi masyarakat dengan door to door.

"Masalah hal-hal tentang debat, kalau faktanya tidak bisa membuat masyarakat mendapat manfaat yang benar, sama juga bohong," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto mengatakan, Bagyo dan Supardjo telah melakukan simulasi debat sejak 1,5 bulan silam.

"Sudah dilakukan hampir 12 kali. Sehari itu bisa 3 jam," katanya.

Simulasi itu disaksikan teman-teman Bajo yang berperan sebagai audiens debat.

"Kita buat semirip mungkin dengan debat aslinya," ujar Robert.

Untuk lawan debat, pihak dari berbagai latar belakang dilibatkan dalam simulasi Bajo.

Mereka juga yang kemudian memberikan masukan-masukan ke Bajo.

"Dari berbagai kalangan, ada mantan birokrat, ada juga dosen. Banyak yang dilibatkan menjadi sparring partner," ucap Robert.

Penanganan pandemi Covid-19 menjadi satu diantara materi yang diperdebatkan dalam simulasi.

"Kita tidak jauh dari penanganan Covid-19, bagaimana Solo ke depan dan mempertajam visi-misi," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved