Penanganan Covid

Vaksin Covid-19 Ada yang Gratis dan Bayar, Jokowi Minta Harga Vaksin Mandiri Bisa Terjangkau

Pendekatan ini yakni pemberian vaksin cuma-cuma alias gratis kepada kelompok masyarakat tertentu, juga ada vaksin yang harus dibeli oleh masyarakat.

Editor: Reza Dwi Wijayanti
SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Jokowi berbicara dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (10/6/2020). Ini adalah untuk kali pertama Jokowi mengunjungi kantor Gugus Tugas, sebelumnya rapat dengan jajaran Gugus Tugas biasa dilakukan lewat video conference dari Istana Kepresidenan. 

TRIBUNSOLO.COM - Terkait masalah vaksin-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegaskan jika distribusi vaksin Covid-19 yang akan memakai dua pendekatan.

Pendekatan ini yakni pemberian vaksin cuma-cuma alias gratis kepada kelompok masyarakat tertentu, juga ada vaksin yang harus dibeli oleh masyarakat.

Untuk vaksin yang akan diberikan secara gratis kata Jokowi tak ada ada masalah.

Sementara untuk vaksin corona berbayar atau mandiri, ia meminta biayanya dihitung secara cermat sehingga terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga: Ini Aktivitas Terakhir Staf Bagian Hukum KPU Wonogiri yang Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Solo

Baca juga: 20 Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020, Cocok Dibagikan ke WA, Facebook, dan IG

"Karena ini (vaksin corona) ada yang gratis, ada yang mandiri atau bayar sendiri. Ini pengenaan biaya vaksinasi secara mandiri harus betul-betul dikalkulasi dan dihitung secara cermat," jelas Jokowi. Saya minta harganya bisa terjangkau," tegas Jokowi saat memimpin ratas terkait vaksinasi corona secara virtual, Senin (26/10).


Presiden Jokowi pada rapat terbatas pengadaan vaksin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi pada rapat terbatas pengadaan vaksin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden) ()

Sebelumnya, Jokowi menyatakan vaksin gratis akan menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan.

Kemudian, vaksin berbayar akan berada di bawah komando Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jokowi meminta masalah aturan biaya dan harga vaksin corona mandiri langsung disiapkan sejak sekarang. Sehingga tidak menimbulkan polemik.

"Disiapkan aturannya sejak awal,” terangnya.

Jokowi tak menjelaskan lebih lanjut berapa harga ideal untuk satu dosis vaksin virus corona. Hal yang penting katanya, semua dikomunikasikan ke publik secara gamblang.

"Proses vaksinasi ini akan berjalan dan dilakukan bertahap. Hal ini perlu dijelaskan secara jelas dan gamblang ke masyarakat," ujar Jokowi.

Termasuk kata dia, menjelaskan kepada masyarakat proses vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan secara bertahap.

”Jelaskan siapa saja kelompok masyarakat mana yang mendapat prioritas vaksin lebih awal, kenapa mereka dulu, itu harus dijelaskan. Mengapa mereka dapat prioritas,” kata Jokowi.

Di sinilah menurut Jokowi pentingnya memperhatikan masalah komunikasi publik.

Baca juga: Promo Alfamart dan Indomaret Hari ini, Selasa 27 Oktober 2020: Diskon Es Krim hingga Sabun Cuci

Baca juga: Sosok Eko Prasetyo Si Pembunuh dan Pembakar Yulia Ternyata Pernah Terseret Kasus Jambret di Jakarta

Ia ingin masyarakat dijelaskan secara benar terkait manfaat dan alur vaksinasi, sehingga tak ada hoaks yang bertebaran.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved