Kurang Uang untuk Pesta Miras, Tiga Pemuda Ini Nekat Rampas Hape Pemotor d Banten

Pelaku ini merampas ponsel untuk dijual, uang hasil rampasan itu digunakan pelaku untuk membeli miras

Editor: Eka Fitriani
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi penjambretan 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang remaja bernama Muhammad Wahyu (15) menjadi korban pembegalan.

Pelaku pembegalan tersebut merupakan tiga pemuda di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung.

Tiga begal yang kerap beraksi di Kabupaten Serang, Banten itu awalnya minta uang kepada korban.

Baca juga: Grebek Kamar di Sidoarjo, Polisi Temukan 46 Ribu Butir Pil Koplo dan Sabu

Baca juga: Nasib Pemain Persis Solo Setelah Liga Berhenti, Susanto Kini Jualan Bakso Aci untuk Sambung Hidup

Namun, lantaran korban tak punya uang, tiga pelaku tersebut langsung merampas handphone (HP) milik Wahyu.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, dari tiga pelaku, dua orang diamankan, yakni GM (20) dan Nu (20).

Sementara otaknya, F (20) masih dalam pencarian orang (DPO).

“Pelaku ini merampas ponsel untuk dijual, uang hasil rampasan itu digunakan pelaku untuk membeli miras,” kata Mariyono kepada wartawan di Mapolsek Cikande, Rabu (11/11/2020).

Mariyono menuturkan, aksi pembegalan itu terjadi pada 4 November 2020 sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat itu, korban besama dengan temannya, Aji (14), hendak pulang dari warung menuju rumah.

Tiba-tiba datang tiga orang yang tidak dikenal menodongkan cerulit ke depan muka korban.

“Pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli minuman keras (miras).

Namun korban mengaku tidak memiliki uang sama sekali,” ujar Mariyono didampingi Kapolsek Cikande Kompol Ridzky Salatun.

Demi menghasilkan uang untuk membeli miras, pelaku pun langsung merampas dua unit ponsel milik Wahyu dan Aji.

Tak ingin ponsel kesayangannya dibawa kabur, keduanya pun berkelahi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved