Pilkada Sukoharjo 2020

Targetkan 77,5 Persen Pemilih, Begini Langkah KPU Sukoharjo Jamin Pilkada Tetap Aman

"Selain petugas TPS, linmas juga rapid, petugas KPU juga akan Swab test," kata dia.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/ Agil Tri
Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Sukoharjo, Suci Handayani saat ditemui TribunSolo.com Sabtu (14/11/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini berbeda dengan Pemilu/pilkada sebelumnya. 

Sebab, Pilkada Sukoharjo 2020 ini dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19. 

KPU Sukoharjo menargetkan, jumlah pemilih pada Pilkada Sukoharjo 2020 pada 9 Desember 2020 nanti, bisa mencapai 75,5 persen dari total DPT. 

Demi mengajak warga memilih saat Pemilihan Umum Kepala Daerah 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo mempromosikan tempat pemungutan suara (TPS) aman dari pandemi Covid-19. 

Jamin TPS aman dari persebaran Covid-19 itu digemakan KPU Sukoharjo menjelang Pilkada 2020.

Jaminan TPS aman itu mengemuka karena KPU Sukoharjo merasa sudah mengantisipasi protokol kesehatan secara ketat. 

Baca juga: Jadwal Lengkap Debat Pilkada Sukoharjo 2020 Putaran Dua : Catat, Ini Waktu, Tempat dan Temanya

KPU meminta warga pemilih di Sukoharjo tidak takut datang ke TPS karena sudah ada jaminan tersebut.

Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Sukoharjo, Suci Handayani, menyampaikan semua proses di TPS berpedoman dengan protokol kesehatan mulai dari petugas TPS, fasilitas TPS, dan pemilih saat pencoblosan.

Suci menjelaskan dari sisi petugas TPS, sembilan orang akan menjalani rapid test. Selain itu petugas TPS juga menggunakan APD, seperti masker, face shield, dan sarung tangan. 

"Selain petugas TPS, linmas juga rapid, petugas KPU juga akan Swab test," kata dia.

Dari fasilitas TPS, disediakan tempat cuci tangan, lokasi disemprot menggunakan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo gun, penandaan tinta tidak dicelupkan tetapi diteteskan.

"Setiap TPS kita sediakan satu TPS khusus bagi yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat celsius," katanya.

Kemudian dari sisi pemilih, Suci menyampaikan, pemilih wajib memakai masker dan mendapatkan sarung tangan sekali pakai gratis. 

Sedangkan saat datang dan antre, jarak antrean minimal satu meter.

"Sebelum masuk ke TPS, warga wajib mencuci tangan dan dicek suhu tubuh mereka." ucapnya. 

"Saat masuk langsung diberi sarung tangan oleh petugas," ujarnya.

Sementara untuk teknis pencoblosan nya, para pemilih nanti akan dijadwal untuk mencegah kerumunan di TPS. 

Mengingat pada pemilihan sebelumnya, mayoritas para pemilih mendatangi TPS pada pagi hari atau sebelum berangkat bekerja.

"Akan kita jadwal, jadi diharapkan para pemilih juga disiplin untuk jadwalnya," ucapnya.

Suci menambahkan, KPU Sukoharjo akan berusaha maksimal untuk mensosialisasikan hal itu agar pemilih tak takut datang ke TPS sehingga target partisipasi 77,5% tercapai. (*)

Baca juga: Kampanye Pilkada Sukoharjo : Tak Hanya Konvoi Motor & Mobil, Konvoi Jalan Kaki Juga Dilarang Bawaslu

Baca juga: 5 Fakta Debat Perdana Pilkada Sukoharjo 2020, Sudah Mulai Muncul Aksi Saling Sindir Antar Paslon

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved