Nelangsa Petani Tawangmangu Hadapi Harga Bawang Putih yang Merosot: Ditimbun, Sekalian Jadi Bibit
"Kalau dijual dalam bentuk bibit bisa 30 ribu lebih, per-kilogramnya, tapi harus menunggu sedikit lama," kata Bejo.
Tayang:
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/ Irfan Al Amin
Bejo bersama bawang putih hasil panennya kepada Tribun Solo pada Senin (16/11/2020).
Bejo dan kawankawannya pun mencoba bertahan dengan keadaan tersebut.
Usaha itu yakni dengan menimbun dengan waktu cukup lama.
Ya, ketimbang menjual dengan harga murah, petani Tawangmangu merelakan ditimbun untuk dijual dalam bentuk bibit.
"Kalau dijual dalam bentuk bibit bisa 30 ribu lebih, per-kilogramnya, tapi harus menunggu sedikit lama," kata Bejo.
Baca juga: Hotel dan Penginapan di Tawangmangu Sepi, Pelancong Lebih Memilih Wisata Kuliner
Baca juga: Berkah Libur Panjang Bagi Pedagang di Tawangmangu, Diserbu Wisatawan dari Pagi hingga Sore
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bejo-bersama-bawang-putih-hasil-panennya.jpg)