Pilkada Solo Raya 2020

Bukan Program Flyover, Pakar Tata Kota Sarankan Ini untuk Kurangi Kemacetan Agar Tak Jadi Pabrik CO2

Sejumlah daerah kini mulai dihadapkan pada permasalahan kemacetan, tak terkecuali Kota Solo. 

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
ILUSTRASI : Salah satu sisi proyek Flyover Purwosari di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (2/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kemacetan kini tidak hanya menjadi persoalan warga Ibukota Jakarta. 

Sejumlah daerah kini mulai dihadapkan pada permasalahan kemacetan, tak terkecuali Kota Solo. 

Guna menghadapi kondisi tersebut, para calon kepala daerah yang berlaga di Pilkada Solo 2020 memiliki cara jitu untuk mengurangai itu.

Pasangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa, misalnya yang menawarkan konsep pembangunan flyover.

Baca juga: Kekinian, Gibran Putra Jokowi Usul Ada SMK Jurusan Medsos hingga Kurikulumnya, Begini Alasannya

Baca juga: Bila Terpilih Jadi Wali Kota Solo, Gibran Akan Kembangkan Solo Utara dan Cari Investor Berbasis IT

Pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Winny Astuti mengatakan pembangunan tersebut bukan satu-satunya solusi mengurai kemacetan. 

Menurutnya, para pasangan calon kepala daerah mesti memikirkan bagaimana mengajak masyarakat untuk memiliki kebiasaan menggunakan transportasi publik. 

Terlebih konsep green city dan smart city akan lebih digaungkan di masa mendatang. 

"Caranya dengan menghidupkan kembali transportasi massa dan membuatnya senyaman mungkin," kata Winny Dalam Obrolan Virtual Bedah Program Para Calon : Solutif atau Sekedar Lips Service, Kamis (19/11/2020).

Ya, para calon kepala daerah harus mulai memikirkan cara membudayakan masyarakat untuk memanfaatkan transportasi massa. 

"Sehingga orang bisa beralih menggunakan transportasi massa, tidak menggunakan kendaraan pribadi," ucap Winny. 

Selain itu, Winny menyampaikan pelebaran ruas jalan bukan menjadi solusi yang diambil guna menguraikan kemacetan. 

"Begitu ruas jalan ditambah maka jumlah kendaraan akan bertambah dan meninggikan kadar CO2," tandasnya.

Daftar Pilkada Solo Raya

Pertarungan dalam Pilkada serentak 2020 yang digelar di satu kota dan lima kabupaten di kawasan Solo Raya sudah ditabuh.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved