Breaking News:

Solo KLB Corona

Pejabat Bappeda Klaten Meninggal karena Corona: Kantor Disemprot Disinfektan, Pegawai Diminta WFH

"Sudah dilakukan tracing terhadap yang kontak erat dengan ASJ, baik di lingkungan Bappeda, rumah, serta keluarga almarhum diminta isolasi mandiri,"

Tribunjogja.com | Hasan Sakri
ILUSTRASI : Petugas medis mengambil sampel darah pedagang pasar dalam rangka rapid test massal di Pasar Bantul, Rabu (24/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Seorang Pejabat Bappeda Kabupaten Klaten berinisial ASJ (45) meninggal akibat Covid-19, Kamis (19/11/2020) kemarin. 

Tim ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito mengatakan, dari kejadian tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten sudah melakuan tracing di lingkungan rumah dan keluargannya.

"Sudah dilakukan tracing terhadap yang kontak erat dengan ASJ, baik di lingkungan Bappeda, rumah, serta keluarga almarhum diminta isolasi mandiri," ucap Ronny.

Baca juga: Jarang Diketahui, Inilah 4 Gejala Kanker Tulang yang Perlu Diwaspadai

Baca juga: Putus Mata Rantai Covid-19, Yuni Minta Masyarakat Tanam Empon-empon di Rumah

Pasca meninggalnya ASJ, para pegawai Bappeda Kabupaten Klaten diminta untuk bekerja dari rumah mulai hari ini, Jumat (20/11/2020).

Selain itu, Kantor Bappeda Kabupaten Klaten juga dilakukan penyemprotan disinfektan di sekitar gedung.

"Pasca meninggalnya salah satu penjabat di kantor Bappeda Kabupaten Klaten, para pegawai laksanakan wfh dan disemprot disinfektan di kantor tersebut," ujar Ronny.

Sebelumnya, Ronny mengatakan, ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia merupakan Kasubid Infrastruktur dan Wilayah Bappeda Kabupaten Klaten.

Ia menyebutkan pasien Covid-19 meninggal dunia yang dimaksud adalah berinisial ASJ (45) asal Kecamatan Klaten Utara.

"Ya betul, ada salah satu pasien Covid-19 yang meninggal dunia, merupakan pejabat di Bappeda Kabupaten Klaten," kata Ronny, Kamis (19/11/2020).

Ronny mengatakan almarhum menjalani perawatan di rumah sakit mulai Rabu (18/11/2020).

Lanjut, Ronny mengatakan Kamis (19/11/2020) hasil PCR menunjukkan hasil terkonfirmasi Covid-19 dan pasien meninggal pada hari yang sama.

"Jenasah Almarhum telah dimakamkan di Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, sekira pukul 11.00 WIB, dengan protokol kesehatan Covid-19 ketat," kata Ronny. (*)

 

 

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved