Breaking News:

Aksi Tolak Rizieq Shihab di Solo

Polisi Bubarkan Aksi Tolak Rizieq Shihab di Solo, karena Tak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak pun juga turut turun mengimbau massa aksi segera membubarkan diri. 

TribunSolo.com/Adi Surya
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak bernegosiasi dengan Koordinator Lapangan, BRM Kusumo Putro di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Sabtu (21/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Aksi penolakan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Kota Solo dibubarkan kepolisian karena tak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Aksi yang digelar Aliansi Warga Kota Solo itu dipusatkan di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Sabtu (21/11/2020).

Dari pantauan TribunSolo.com, mobil Penyuluhan Binmas Polresta Solo tiba di lokasi unjuk rasa sekira 15.00 WIB. 

Personel Polresta Solo yang berada di dalam mobil tersebut langsung meminta massa untuk membubarkan diri lantaran tak mematuhi protokol kesehatan. 

Aliansi warga Kota Solo menggelar aksi penolakan Rizieq Shihab di Bundaran Gladag, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Sabtu (21/11/2020).
Aliansi warga Kota Solo menggelar aksi penolakan Rizieq Shihab di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Sabtu (21/11/2020). (TribunSolo.com/Adi Surya)

Baca juga: Gelar Aksi Kecaman di Gladag, Massa Bawa Spanduk Bertuliskan Warga Solo Tolak Rizieq Shihab

Baca juga: Reaksi Kegeraman PA 212 Jateng : Dapati Pangdam Jaya Usulkan Pembubaran FPI Pimpinan Rizieq Shihab

Apabila tidak segera membubarkan diri, mereka akan dibubarkan secara paksa.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak pun juga turut turun mengimbau massa aksi segera membubarkan diri. 

Ade juga sempat bernegosiasi dengan Korlap, BRM Kusumo Putro.

"Kerumunan massa seperti ini rentan sekali penyebaran Covid-19 yang massif," ucap Ade. 

"Saya minta korlap untuk segera membubarkan diri apabila tidak membubarkan diri, kita bubarkan paksa," tegasnya sembari memberikan pengertian.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved