Breaking News:

Kisah Kanjeng Kiai Pamor, Meteorit yang Pernah Jatuh di Prambanan yang Disimpan di Keraton Solo

Baru-baru ini viral pemberitaan mengenai meteor yang jatuh dan menimpa rumah warga Dusun Sitahan Barat, Tapanuli Tengah.

TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Para wisatawan berfoto dengan latar belakang silsilah raja-raja Keraton Kasunanan Surakarta, Senin (2/1/2016) 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini viral pemberitaan mengenai meteor yang jatuh dan menimpa rumah warga Dusun Sitahan Barat, Tapanuli Tengah.

Peristiwa ini pun mengingatkan jatuhnya benda langit itu di kawasan Prambanan sekitar tahun 1700.

Baca juga: Batu Meteoritnya Diberi Nama Kolang oleh Peneliti Amerika, Josua: Sebenarnya Saya Sudah Siapkan Nama

Benda langit yang jatuh di kawasan Prambanan itu adalah iron meteorit.

Iron meteorit yang jatuh di kawasan Prambanan tersebut pecah menjadi beberapa bagian.

Pecahan kecil ditemukan pada masa Pakubuwana (PB) III dan dibawa ke Keraton Solo. Lalu pecahan yang lebih besar menyusul pada Pakubuwana (PB) IV.

Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Solo, KRA Dany Narsugama mengatakan, iron meteorit berukuran besar itu disimpan di Keraton Solo dan diberi nama Kanjeng Kiai Pamor.

"Di situ kan banyak pecahan kecil-kecil, serpihan yang di Prambanan tempat jatuhnya. Itu dicari masyarakat terus dipakai buat bahan baku keris. Sedangkan yang besar namanya Kiai Pamor dipakai buat persediaan bahan pamor keris untuk Keraton Solo," kata Dany saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (20/11/2020).

Di samping digunakan sebagai bahan baku pembuatan keris, masyarakat mencari serpihan batu iron meteorit itu untuk diperdagangkan.

"Dahulu tahun 1935 harga di pasaran masyarakat itu adalah satu gram iron meteroit sama dengan harga dua gram emas," terang dia.

Baca juga: Cuaca di Jawa Tengah Panas Akhir-akhir Ini, Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang: Masih Wajar

Dany mengungkapkan batu iron meteorit yang jatuh di kawasan Prambanan tersebut pernah diteliti oleh Badan Tenaga Nuklir (Batan) Yogyakarta.

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved