Pilkada Solo 2020

Sembilan Lembaga Survei Nasional Bakal Lakukan Hitung Cepat Pilkada Solo 2020, Ini Daftarnya

"Intinya lembaga ini sudah mendaftarkan ke KPU Surakarta untuk melakukan survey dan hitung cepat saat pemilihan nanti," kata Nurul.

Tayang:
Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Ketua KPU Kota Solo, Nurul Sutarti menaruh boks berisi 2.000 surat suara di Kantor KPU Kota Solo, Kelurahan Jebres, Kecamatan Banjarsari, Sabtu (21/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Beberapa lembaga survey telah mendaftarkan diri ke KPU Solo untuk menggelar hitung cepat saat kontestasi Pilkada 9 Desember nanti.

Setidaknya ada 9 lembaga survey kenamaan yang mendaftar ke KPU Senin (23/11/2020).

Kesembilan lembaga survey itu diantaranya Charta Politika Indonesia, Poltracking Indonesia,Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survey Indonesia, PT Jaringan Cyrus Nusantara, Voxpol Center Research and Consulting, PT Kio Sembilan Lima, Populi Center dan Indopol Survey & Consulting.

Baca juga: Corona Sragen Tambah 31 Kasus Positif, Diikuti 11 Pasien Sembuh

Baca juga: Mulyadi Ternyata Ngefans Berat Habib Syech: Rela Tempuh 3 Jam Pakai Sepeda Tua Datang ke Pengajian

Ketua KPU Solo Nurul Sutarti membenarkan hal tersebut saat dihubungi TribunSolo.com.

Nurul mengatakan, jika kesembilan lembaga survey itu tak hanya mendaftar, namun juga telah mengantongi sertikasi untuk lakukan quick count atau hitung cepat.

"Intinya lembaga ini sudah mendaftarkan ke KPU Surakarta untuk melakukan survey dan hitung cepat saat pemilihan nanti," kata Nurul.

"Mereka sudah memenuhi syarat administrasi," imbuhnya menekankan.

Nantinya, kesembilan lembaga survey tersebut wajib menyerahkan laporan, selambat-lambatnya 7 hari setelah pelantikan Walikota Solo terpilih.

"Kewajibannya memberi laporan paling lambat 7 hari setelah pelatikan," paparnya.

"Jika tidak melapor sanksinya tidak bisa mengikuti kegiatan di pemilihan selanjutnya," tegas Nurul.

Tampilan Dua Paslon di Surat Suara

Surat suara Pilkada Serentak 2020 sudah didistribusikan ke Kantor KPU Kota Solo, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari. 

Surat suara itu menampilkan gambar dua pasangan calon yang berlaga dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. 

Kedua pasangan calon itu, yakni Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa, dan Bagyo Wahyono - Fx Supardjo (Bajo).

Baca juga: KPU Solo Terima 429.231 Surat Suara, Proses Pelipatan Mulai 25 November

Baca juga: Tes Kepribadian - Apa Objek Pertama yang Anda Lihat? Hasilnya Ungkap Karakter Tersembunyi Anda

Ketua KPU Kota Solo, Nurul mengatakan foto pasangan calon yang digunakan dalam surat suara sama seperti yang digunakan dalam alat peraga kampanye. 

"Gibran - Teguh, pasangan nomor urut satu pakai pakaian putih," kata Nurul, Sabtu (21/11/2020).

"Pasangan nomor dua, Bagyo - Supardjo serba hitam," tambahnya. 

Surat Suara Sudah Diterima KPU

Sebelumnya, empat ratusan ribu surat suara Pilkada Serentak 2020 telah disalurkan ke Kantor KPU Kota Solo, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Sabtu (21/11/2020).

Nurul mengatakan pihaknya telah menerima sebanyak 215 boks atau 429.231 surat suara.

418.283 surat diantaranya sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Solo 2020.

"Jumlah sejumlah DPT ditambah 2,5 persen per TPS," kata Nurul.

Nurul menuturkan pengiriman surat suara dikawal ketat komisioner KPU dari lokasi percetakan, PT Pura Barutama, Kudus, Jawa Tengah. 

Pengawalan itu dilakukan untuk memastikan surat suara dalam kondisi baik dan tiba di KPU dalam tepat waktu.

"Pelipatan rencananya akan kami lakukan 25 November 2020," tuturnya.

Proses pelipatan akan dilakukan beberapa orang, namun KPU Kota Solo belum bisa memastikan jumlah tenaganya.

"Nanti kita pilih yang akan dilibatkan," ucap Nurul. 

Protokol kesehatan Covid-19 tetap diberlakukan selama proses pelipatan surat suara Pilkada Solo 2020.

Baca juga: Link Live Streaming MotoGP Portugal, Seri Terakhir Gelaran MotoGP 2020, Simak Jam Tayangnya

Pengecekan suhu sebelum tenaga pelipatan bertugas tetap dijalankan. 

"Protokol kesehatan tetap dijalankan seperti saat proses perakitan kotak suara. Semua tenaga harus jaga jarak," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved