Info Kesehatan

Perlukah Pakai Kacamanta Antiradiasi saat Menatap Layar HP dan Komputer? Simak Penjelasannya

Mata seringkali merasa mudah lelah ketika bekerja terlalu lama di depan komputer bahkan saat memainkan ponsel. Kondisi lelah ini disebabkan radiasi.

net
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Mata seringkali merasa mudah lelah ketika bekerja terlalu lama di depan komputer bahkan saat memainkan ponsel.

Kondisi lelah ini disebabkan radiasi cahaya biru (blue light) dari layar gawai atau piranti digital.

Tak hanya membuat lelah, kondisi ini juga menganggu siklus tidur yang dikontrol ritme sirkadian.

Kendati bisa membuat mata tidak nyaman, kehidupan zaman sekarang membuat kita sulit lepas dari gawai berlayar untuk mengerjakan berbagai keperluan.

Untuk mengatasi mata lelah dan tegang ini, banyak orang menggunakan kacamata antiradiasi.

Lantas, benarkah kita perlu menggunakan kacamata antiradiasi efektif mencegah efek buruk cahaya biru?

Baca juga: Lengkap, Daftar Harga HP Realme Terbaru Desember 2020: Realme Narzo 20 Pro Dijual Mulai Rp 3 Jutaan

Baca juga: Penampakan Arena Debat Terakhir Jelang Coblosan : Antara Gibran Anak Jokowi vs Bagyo Tukang Jahit

Perlukah menggunakan kacamata antiradiasi?

Kacamata antiradiasi cahaya bitu adalah kacamata yang lensanya dirancang dapat memblokir atau menyaring cahaya biru yang dipancarkan layar gawai digital.

Kegunaan kacamata antiradiasi diklaim dapat melindungi mata dari silau dan membantu mengurangi risiko kerusakan retina akibat paparan cahaya biru dalam jangka panjang.

Klaim tersebut disanggah sejumlah ahli. Mereka menyebut mata kering atau tegang setelah menatap layar HP, komputer, atau gawai lainnya tidak langsung disebabkan radiasi cahaya biru, tapi cara menatapnya yang keliru.

"Saat menatap layar atau gawai digital terlalu lama, praktis mata jadi jarang berkedip. Inilah yang membuat kornea mata menjadi kering dan teriritasi," jelas Rishi Singh, MD, dokter mata dari Cleveland Clinic, seperti dilansir laman resmi RS setempat.

Menurut Singh, rasa tidak nyaman setelah berlama-lama menatap layar HP, komputer, atau gawai lainnya itu bagian dari gejala computer vision syndrome (CVS) atau dikenal sebagai mata tegang.

CVS dapat terjadi saat mata terus-menerus fokus dan bola mata hanya bergerak menatap area seputar layar. Selain itu, CVS juga bisa berasal dari layar yang terlalu silau dan kontras.

"Saat kita memfokuskan pandangan ke objek yang dekat seperti layar atau buku, mata akan tegang dan ototnya berkontraksi. Ini yang membuat mata kita kelelahan dan kering," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved