Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Masa Tenang, KPU Sukoharjo Peringatkan Paslon Lepas Stiker Mobil Branding atau Pilih Kandangkan

Sebab, dalam mobil branding tersebut terdapat unsur Alat Peraga Kampanye (APK), seperti wajah paslon.

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Jumat (4/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - KPU Sukoharjo meminta mobil branding tidak beroperasi saat massa tenang kampanye pada Minggu - Selasa (6-8/11/2020).

Sebab, dalam mobil branding tersebut terdapat unsur Alat Peraga Kampanye (APK), seperti wajah paslon dalam Pilkada Sukoharjo 2020.

"Mobil branding tidak boleh beroperasi saat hari tenang, karena ada bahan kampanye, seperti foto paslon," kata Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda kepada TribunSolo.com, Jumat (4/12/2020).

Selain itu, saat hari tenang kedua paslon dilarang melakukan aktivitas kampanye dalam bentuk apapun, baik secara langsung, maupun tidak langsung. 

Baca juga: Dandim Sukoharjo Tanggapi Demo yang Marak Terjadi saat Pandemi : Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Ponpes Singo Ludiro Sukoharjo Gelar Istighosah, Pengurus Ajak Hindari Isu SARA

"Media Sosial (medsos) paslon yang sudah didaftarkan ke KPU, juga harus dinonaktifkan," ucapnya. 

Terkait dengan APK yang terpasang, masing-masing Paslon juga harus melepas APK-nya.

Penyelenggara pemilu memberikan waktu selama tiga hari, agar tim dari paslon mencopot APK mereka. 

"Sesuai PKPU 11 pasal 30, pemberishan APK tanggungjawab paslon," katanya. 

"Kalau masih ada yang terpasang, secara umum akan dibersihkan dari teman-teman (Satpol PP dan Bawaslu). Tapi jika APK di sekitar TPS, akan dibersihkan teman-teman KPPS," ucapnya. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved