Berita Sukoharjo Terbaru
Tenangnya Maling Masjid Ar Rohmah Sukoharjo, Sempat Minum Sebelum Beraksi Gondol Mix & Amplifier
Aksi pencurian kembali terjadi di Masjid Ar Rohmah, Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (28/11/2020).
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Aksi pencurian kembali terjadi di Masjid Ar Rohmah, Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (28/11/2020).
Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengintai atau CCTV masjid tersebut dan viral di media sosial seperti akun instagram @infocegatansukoharjo.
Video yang viral di media sosial tersebut berdurasi 6 menit 33 detik.
Dalam video itu, pelaku datang seorang diri dengan menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Ini Tips Pakar Telematika Roy Suryo Agar Terhindar dari Kejahatan Pencurian Data Pribadi di Internet
Baca juga: Terungkap, Inilah Motif Pencurian Kotak Amal Satu Keluarga yang Viral: Frustasi Menganggur
Dia kemudian memasuki area masjid, dan memarkirkan motornya di halaman masjid.
Nampak, jenis motor yang digunakan pelaku berjenis motor bebek 4 tak.
Sebelum masuk masjid, pelaku nampak memperhatikan kondisi disekitaran masjid.
Bahkan pelaku sempat minum air terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya.
Pelaku kemudian masuk masjid, dan menyiapkan tas yang digunakan untuk membawa hasil curiannya.
Tak sampai 5 menit, pelaku yang melakukan aksinya dengan tenang itu berhasil membawa Mix dan amplifier.
Baca juga: Sederet Fakta Pencurian Kain Gorden Senilai Rp 1,49 Miliar di Sumedang, Dicuri Mantan Karyawan
Baca juga: Jejak Kriminal Maling Burung Bawa Celurit di Pucangsawit: Residivis Kasus Pengeroyokan dan Pencurian
Pengurus Takmir Masjid Ar Rohmah, Sardini mengatakan, pelaku beraksi seorang diri.
"Pelakunya seorang laki-laki berusia sekitar 30 tahunan, mengenakan jaket berwarna hitam," kata dia.
Pelaku datang sekira pukul 14.00 WIB, dengan menggunakan motor nopol AD 3055 YZ.
"Yang diambil itu mix dan amplifier, harganya sekitar Rp 8 juta," jelasnya.
Padahal mix dan amplifier itu baru dibeli bulan lalu, karena yang sebelumnya juga telah hilang dicuri. (*)