Berita Solo Terbaru
Haul Habib Ali di Pasar Kliwon Hari Ini Ditiadakan karena Pandemi, Keluarga : Demi Kebaikan Bersama
Tak ada tenda-tenda yang biasanya membentang di Jalan Kapten Mulyadi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi ke -109 yang sedianya digelar hari ini Sabtu (5/12/2020), benar-benar ditiadakan karena pandemi Covid-19.
Dari pantauan TribunSolo.com, tak ada tenda-tenda yang biasanya membentang di Jalan Kapten Mulyadi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.
Begitu juga jalanan tampak lengang hanya pengendara pada umumnya.
Jika tak ada pandemi, biasanya saat haul ulama besar itu jalanan tersebut penuh dan sesak dengan puluhan ribu jemaah dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan luar negeri.

Menurut cucu dari Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, Habib Ali Hasan Al Habsyi, bahwasanya pembatalan acara itu dilakukan setelah koordinasi dengan banyak pihak.
"Kami dengan berat hati harus meniadakan acara yang rutin kami selenggarakan setiap tahun," kata Ali kepada TribunSolo.com.
Habib Ali sapaan akrabnya menambahkan pihak keluarga tidak berencana untuk melakukan kegiatan serupa melalui virtual.
Baca juga: Antisipasi Pergerakan Copet di Haul Habib Ali di Solo, Polisi Kerahkan 200 Personel
Baca juga: Kampanye Pilkada Solo 2020 Berakhir, Gibran Putra Presiden Jokowi Bagikan Suka Duka Blusukan Online
"Kami saat ini belum ada opsi ke sana, andai kata dilihat di YouTube itu merupakan dokumentasi lama," terangnya.
Dia memahami banyak jamaah yang merasa kecewa akan pembatalan ini, namun Ali tetap berharap bahwa jemaahnya paham bahwa ini dilakukan karena kondisi darurat.
Mengingat kini di Indonesia masih terjadi pandemi Covid-19, sehingga kasus masih terus terjadi.
"Saya paham jemaah akan kecewa, tapi ini demi kebaikan bersama," jelasnya.
300 Ekor Kambing untuk Jemaah
Panitia Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi menyiapkan ratusan kambing yang akan diolah menjadi hidangan para jemaah.
Tak hanya kambing, berton-ton ton lebih beras juga disiapkan.
Daging kambing muda dan beras selanjutnya akan diolah menjadi hidangan khas dari tradisi Arab Yaman.
Pasalnya diperkirakan jemaah yang hadir mencapai 100 ribu dari dalam dan luar negeri.
Keturunan Habib Ali bin Muhammad, Habib Ali bin Hasan menuturkan, untuk menyambut tamu dari dalam dan luar negeri, panita menyiapkan ratusan ekor kambing dan beras.
"Itu diolah secara bertahap, sudah biasa sampai 200 sampai 300 ekor kambing," tutur Ali kepada TribunSolo.com, Minggu (15/12/2019).
"Jamuannya setiap tahun tidak kita tambah, karena tempat masak kita sudah tidak cukup di belakang Masjid Riyadh, kita masak sendiri tidak cukup," imbuhnya membeberkan.
• Haul Habib Ali di Solo, Berikut Rangkaian Acaranya yang Dihadiri 100 Ribu Jemaah Dalam & Luar Negeri
• Haul Habib Ali di Solo Selama 3 Hari, Ini Kantong Parkir yang Disediakan Dishub Beserta Tarifnya
Ali mengungkapkan, panitia Haul Habih Ali bin Muhammad Al-Habsyi juga menyediakan berton-ton beras.
"Nasinya berton-ton, satu hingga ton lebih," ungkapnya.
Jamuan olahan daging kambing dan nasi akan dihidangkan fratis menjadi nasi kebuli kepada jemaah yang berada di dalam dan di sekitaran Masjid Riyadh, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.
"Secukupnya, kita sediakan secukupnya, kalau untuk semua yang datang tidak bisa tenaganya," tutur Ali.
Panitia Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi merasa terbantu dalam menyediakan jamuan untuk para jemaah yang datang.
Ali mengatakan, panitia mendapat bantuan dari masyarakat dan pemerintah.
"Alhamdulillah orang-orang Solo membuka rumahnya, membuat jamuan sendiri, mungkin jaraknya terlalu jauh di tempat mereka disediakan makan-minum," katanya.

Dihadiri 100 Ribu Jemaah
Haul ulama asal Hadramaut Yaman, Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi kembali digelar di Solo.
Peringatan digelar selama tiga hari dari 16 Desember 2019 sampai 18 Desember 2019.
Salah seorang keturunan Habib Ali bin Muhammad, Habib Ali bin Hasan memperkirakan lebih dari 100 ribu orang akan menghadiri peringatan yang berpusat di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, Solo itu.
Mereka yang datang tidak hanya berasal dari Indonesia, namun juga dari luar negeri.
"Dulu tidak seramai ini," ujar Ali kepada TribunSolo.com, Minggu (15/12/2019).
Rangkaian acara dimulai pada 16 Desember 2019 pukul 15.00 WIB dengan kegiatan rauha dengan dibacakannya nasihat-nasihat Habib Ali.
"Sebenarnya rauha ini dimukai sejak kemarin, tapi diperkirakan yang ramai besok," tutur Ali.
Ali mengatakan, acara besok akan diisi dengan pemberian tausiah dari para ustaz maupun habib.
• Sikat Jukir Liar, Dishub Solo Siapkan Puluhan Jukir Khusus Bertugas di Haul Habib Ali Selama 3 Hari
• Haul Habib Ali di Solo Mulai Besok, Perhatikan Jalan yang Dialihkan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
"Karena besok ramai, habis maghrib para jemaah akan diajak duduk menerjemahkan sedikit pesan atau surat yang ditulis Habib Ali bin Muhammad," kata Ali.
"Nanti ada ustaz ataupun habib yang mengasih tausiah sampai isya, habis itu salat isya bersama, kemudian makan bersama dan ada tarian Hajir Marawis," imbuhnya membeberkan.
Ali mengungkapkan, besok juga menjadi puncak jamuan yang akan diberikan panitia Haul Habih Ali bin Muhammad.
"Puncak jamuannya, kita menjamu semua jemaah di masjid riyadh mulai besok malam, waktu makan malam bersama-sama," ungkap Ali.
"Hari Selasanya itu pelaksanaan haulnya, kita juga akan makan siang bersama-sama, acara haul akan dimulai pukul 09.00 WIB," tambahnya.
Para jemaah yang hadir kemudian akan diajak salat subuh bersama-sama di hari Rabu.
"Besoknya di hari Rabu setelah salat subuh, membaca Maulid Simthud Durror, karangannya beliau, kemudian makan bersama," ujar Ali. (*)