Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Mengerikan, Duel Kawasaki KLX vs Kijang Innova di Ceper Klaten, Motor Hancur Terbelah Jadi 2 Bagian

Kecelakaan dahsyat terjadi antara mobil Toyota Kijang Innova dengan motor Kawasaki KLX di kawasan Besole, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Kondisi motor Kawasaki KLX yang terbelah menjadi dua seusai tabrakan dengan mobil Toyota Kijang Inova di pertigaan Jalan Besole, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Senin(7/12/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kecelakaan dahsyat terjadi antara mobil Toyota Kijang Innova dengan motor Kawasaki KLX di kawasan Besole, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

Akibat duel di jalanan pada Senin (7/12/2020) malam, membuat fakta mengerikan karena, mengakibatkan motor Kawasaki KLX terbelah menjadi dua bagian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, saat itu sekitar pukul 20.00 WIB, motor bernopol AD-5554-DJZ berada dari arah Jogja.

Baca juga: H-1 Pilkada Solo, Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Mulai Digerakkan, Jaga 24 Jam di 1.231 TPS

Baca juga: Tragis, Striker Timnas Malaysia Kecelakaan, Bayinya yang Baru Usia 22 Hari Meninggal Dunia

Sementara mobil berwarna hitam bernopol A-1201-ZZ itu meluncur dari arah Solo.

Namun nahas saat akan menyeberang di persimpangan, pengendara tak melihat mobil tersebut datang dari arah Solo, sehingga kejadian tersebut tak terhindarkan.

Kanit Laka Saltlantas Polres Klaten, Ipda Subadi, ia membenarkan adanya kejadian itu.

Ia menyebutkan pengendara motor merupakan warga Dukuh, Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

"Pengendara bernama Kalis Sri Sumanto, kaki kiri dan tangan kanan sobek, kini diopname RSI Klaten," kata Badi kepada TribunSolo.com, Selasa (8/12/2020).

Meskipun saat itu motor yang ditumpanginya hancur dan terbelah menjadi dua bagian.

Sedangkan identitas pengemudi mobil kijang Inova yakni warga Sukatani Permai, Sukatani, Rajeng, Kota Tangerang.

"Sedangkan identitas pengemudi Sugiyono, kondisi tidak mengalami luka," tuturnya.

Cara Mengurus Nomor Mesin

Kesesuaian tiap huruf dan angka pada mesin kendaraan dengan yang ada di STNK maupun BPKB harus dipastikan sama.

Hal ini menjadi bukti bahwa kendaraan itu resmi yang dikeluarkan oleh pabrikan.

Baca juga: Syarat dan Cara Mengurus Izin Usaha Peternakan, Pastikan Memiliki Persetujuan Prinsip

Kode ini tidak hanya sebagai pelengkap yang ditulis pada mesin kendaraan.

Tetapi, ada arti dari setiap huruf maupun angka nomor mesin tersebut.

Dari rangkaian huruf dan nomor itu, bisa diketahui beberapa informasi mengenai kendaraan bermotor.

Namun tiap benda pasti memiliki usia, tak jarang nomor mesin rusak atau dimakan keropos.

Lalu bagaimana tanggapan polisi terkait hal tersebut, terlebih saat pengurusan pajak 5 tahunan.

Menanggapi hal tersebut, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Martinus Aditya memberikan tipsnya.

"Ketika terjadi kerusakan nomor mesin kita akan buatkan berita acara yang ditujukan kepada APM terkait untuk melakukan pengecekan dan memvalidasi nomor mesin tersebut," ujar Martinus, (25/7/20).

"Misalkan nomor mesin tersebut rusak karena kasus kecelakaan Dia akan ngetrack mesinnya ulang," terang Martinus.

"Jadi yang bisa melakukan hal itu hanya APM sebagai produsen kendaraan tersebut," sambungnya.

Baca juga: Cara Mengurus Sertifikasi Tanah Wakaf, Simak Tahapan dan Mekanismenya

Ketika ingin mengurus permasalah ini, berikut langkah-langkahnya :

1. Datangi Samsat terdaftar, lalu minta surat pengantar dari pihak Samsat atau berita acara untuk dibawa ke Polda.

Surat atau berita acara ini isinya menyatakan bahwa benar kendaraan terkait telah kehilangan nomor rangka secara murni dan bukan merupakan kendaraan yang bermasalah.

2. Ketika mendatangi Polda jangan lupa untuk membawa dokumen yang terkait dengan data kendaraan dan data diri pemilik kendaraan juga. Bawa juga kendaraan bermotor yang hilang nomor rangkanya.

3. Berikan surat pengantar atau berita acara dari Samsat ke bagian administrasi di Polda.

Akan dilakukan pengecekan fisik ulang oleh Polda, hasilnya akan turun surat keterangan pengantar dari Polda untuk dibawa ke dealer yang ditunjuk untuk memproses nomor rangka.

Bila mesin kendaraan bermotor telah berubah atau diganti, jangan lupa untuk meminta surat keterangan kepada bengkel yang melakukan pergantian tersebut atau dapat juga meminta kepada Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) kendaraan tersebut.

Mengacu pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Baca juga: Cara Mengurus Izin Menjadi Eksportir, Penuhi Beberapa Syarat Berikut Ini

Berikut beberapa syarat yang disebutkan pada Pasal 51 tentang persyaratan perubahan data BPKB atas dasar perubahan nomor Registrasi Ranmor meliputi:

a. Mengisi formulir permohonan;

b. Melampirkan tanda bukti identitas

c. BPKB;

d. STNK;

e. Surat permohonan dari pemilik tentang nomor registrasi yang diinginkan; dan

f. Hasil pemeriksaan cek fisik Ranmor

(*)

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Alur Pengurusan Nomor Mesin Kendaraan yang Hilang Karena Keropos atau Kecelakaan

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved