Berita Solo Terbaru

Waspada, Bengawan Solo Status Siaga Kuning, Imbas Hujan Deras Guyur Solo Seharian

Waspada, Bengawan Solo Status Siaga Kuning, Imbas Hujan Deras Guyur Solo Seharian

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Aji Bramastra
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Kondisi terkini Sungai Bengawan Solo, Senin (17/2/2020). 

Bahkan, beberapa warga di Desa Ngombakan terpaksa harus mengungsi lantaran banjir menggenang setinggi perut orang dewasa.

"Yang Ngombakan 7 KK dengan 25 jiwa mengungsi di rumah tetangga yang lebih tinggi," katanya.

"Di Desa Mranggen ada air masuk ke 5 rumah dengan ketinggian 50cm," tambahnya.

Selain itu, 3 desa lain di Polokarto juga kena imbas akibat luapan sungai tersebut.

"Kalau di desa bakalan, rejosari, kemasan masih menggenangi jalan," paparnya.

Tak hanya itu, di Kecamatan Grogol, kata Sri ada perumahan yang ikut terendam banjir akibat luapan anak sungai Samin.

"Di Perumahan permata permai Desa Pandean Grogol masuk ke rumah 70 cm, ada 46 rumah yang terdampak," pungkasnya.

Sri menyebut, peristiwa banjir yang terjadi di beberapa titik di Sukoharjo itu lantaran hujan deras yang mengguyur sejak pukul 14.30 WIB.

"Ini akibat dari durasi hujan yang lama, sehingga anakan sungai dari kali samin siaga kuning sedalam sekitar 6 meter," aku dia.

"Saat ini di Mastesih hujan berhenti, semoga semakin surut," harapnya.

Matesih Juga Banjir

Terpisah, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karanganyar membuat sejumlah titik di Bumi Intanpari itu dilanda banjir dan tanah longsor, Minggu (13/12/2020).

Kecamatan Matesih dan Ngargoyoso menjadi kawasan yang dilanda bencana alam tersebut.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di kedua kecamaran tersebut terekam dalam video yang tersebar di media sosial.

Dalam video yang beredar, banjir yang melanda Kecamatan Matesih sampai ke rumah warga dan arusnya cukup deras.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved