Berita Klaten Terbaru

Geger Ular Kobra Teror Warga Cawas Klaten,Tersebar di Gorong-gorong hingga Pipa Saluran Air di Rumah

Penemuan ular kobra di tengah permukiman warga di Solo Raya terus terjadi.

TribunSolo.com/Agil Tri
ILUSTRASI : Penampakan sebagian anak ular kobra Jawa yang ditemukan di Masjid At Taqwa di Perumahan Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (17/12/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Penemuan ular kobra di tengah permukiman warga di Solo Raya terus terjadi.

Kali ini warga Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten yang digemparkan dengan penemuan 6 ekor ular kobra Jawa dan 1 ekor ular Jali.

Informasi di lapangan empat ekor ular kobra Jawa yang memiliki nama latin Naja sputatrix itu ditemukan di sekitar gorong-gorong rumah itu, Sabtu (2/1/2021).

Sementara dua ekor lainnya yang merupakan induk ular kobra ditemukan saat bersembunyi di dalam pipa paralon saluran air.

Salah saty ular kobra di Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (2/1/2021).
Salah saty ular kobra di Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (2/1/2021). (TribunSolo.com/Istimewa)

Baca juga: Kasus Ular Masuk Rumah Banyak Ditemukan di Solo Raya, Ini Saran Snake Rescue

Baca juga: 5 Cara Mencegah Ular Kobra Masuk Rumah Saat Musim Hujan, Gunakan Alat Berikut Ini

"Totalnya itu ada 7 ekor yang teman-teman evakuasi, 6 ekor Ular Kobra yang mana 4 ekor adalah anaknya dan 2 ekor induknya. Satu ekor lainnya Ular Jali," ujar Kasi Pemadam kebakaran Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Klaten, Sumino pada Tribun Jogja, Minggu (3/1/2021).

Sumino mengatakan, proses evakuasi penemuan Ular Kobra tersebut berlangsung cukup lama dari pukul 11.00 hingga pukul 21.00.

Ular kobra di Dukuh Jembangan, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (2/1/2021). (Istimewa)
Hal itu karena relawan dan petugas rescue animal Klaten membutuhkan waktu untuk mencari lokasi-lokasi persembunyian dari ular tersebut.

"Untuk yang anaknya itu sudah di evakuasi dengan cepat saat siang hari, cuma dua induknya ini ternyata masuk ke dalam paralon saluran air, sehingga mobil Damkar harus didatangkan untuk menembakan air bertekanan tinggi ke dalam saluran paralon itu agar ular terseret keluar," ujarnya.

Ia mengatakan, dua ekor induk Ular Kobra tersebut memiliki panjang sekitar satu meter dan saat Sabtu malam itu langsung dievakuasi ke kantor Damkar Klaten.

"Ular itu akan dilepas liarkan lagi ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga," jelasnya.

Sumino menyebut, meski sudah berhasil mengevakuasi 6 ekor ular kobra dan 1 ekor ular jali di sekitar rumah tersebut, namun pihaknya menduga masih ada dua induk ular kobra yang belum ditemukan.

"Informasi dari teman-teman dilapangan itu masih ada dua ekor induk ular kobra yang belum ditemukan," imbuhnya.

Ia pun mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada menjaga kebersihan rumah selama musim penghujan ini.

Bersembunyi di Bawah Keramik

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved