Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Patroli Hari Pertama PSBB Karanganyar: Pedagang Kaget, Berkilah Tak Dapat Surat Edaran

Hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Karanganyar langsung disambul patroli petugas gabungan.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Kegiatan patroli aparat gabungan Karanganyar yang menyasar area pertokoan dan restauran pada hari pertama PPKM pada Senin (11/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Hari pertama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Karanganyar langsung disambut patroli petugas gabungan, Senin (11/1/2021) malam.

Mereka terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI dan Dishub Karanganyar melakukan patroli menyisir sejumlah area pertokoan dan rumah makan yang masih buka di pukul 19.00 WIB.

Patroli ini dibagi menjadi dua grup, grup pertama menyisir area kota Kabupaten Karanganyar dan grup kedua di area Kecamatan Colomadu. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Aturan Jam Operasional Usaha Kuliner saat PSBB Solo Berubah, Menyesuaikan Pedagang

Baca juga: Jika di Sragen Ada Penyekatan PSBB, Polisi Akan Lakukan di Simpang Beloran dan Kawasan Terminal Lama

Pantauan TribunSolo.com terlihat banyak pemilik dan penjaga toko yang terkejut melihat inspeksi petugas yang menyuruh mereka segera tutup. 

Banyak yang mengelak dan mengatakan tidak menerima surat edaran dari Disdagnakerkop Karanganyar, namun secara persuasif aparat mengingatkan untuk tutup.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Karanganyar Sinu Wardhana mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik toko atau rumah makan yang masih buka lewat dari pukul 19.00 WIB. 

"Banyak yang mengaku belum menerima surat edaran, padahal para PKL di alun-alun dan Taman Pancasila sudah tutup semua jadi tidak mungkin kalau tidak tahu," katanya kepada TribunSolo.com pada Senin (11/1/2021). 

Baca juga: Simak, Aturan untuk Ojol dan Taksi Online saat PSBB di Jawa-Bali

Sinu mengatakan, petugas akan terus melakukan cek dan kontrol sebanyak tiga kali dalam sehari selama dua Minggu pelaksanaan PSBB

"Kegiatan ini sesuai dengan arahan dan instruksi Bupati Karanganyar agar masyarakat disiplin selama PSBB," terangnya. 

Meski tidak memberi sanksi langsung, Sinu mengancam bagi mereka yang tak patuh dan tetap kukuh membuka toko, pemiliknya akan dipanggil oleh Pemkab Karanganyar.

"Kalau pendekatan persuasif yang kami lakukan tidak mempan, maka akan kami panggil pemiliknya," tegasnya. 

Adapun wilayah Tawangmangu dan Karanganyar bagian atas pada operasi malam ini masih belum disentuh oleh aparat keamanan. 

"Kedepannya akan kami galakkan agar patroli ini berjalan merata,"ucapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved