Berita Klaten Terbaru
Kapolres Klaten Siap Amankan Vaksin Covid-19 Sinovac : Terjunkan Tim untuk Kawal dan Awasi 24 Jam
Polres Klaten berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten terkait pengamanan Vaksin Covid-19 Sinovac.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Polres Klaten berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten terkait pengamanan Vaksin Covid-19 Sinovac.
Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan pihaknya siap menerjunkan tim untuk mengawal distribusi vaksin Covid-19.
Meski belum mengetahui jadwal vaksinasi Covid-19 di Klaten, namun pelaksanaan pengamanan vaksin tersebut diperkirakan pada bulan Februari.
Baca juga: Mahfud MD Kenang saat Ia Dipanggil Guru oleh Syekh Ali Jaber, Ungkap Keinginan Terakhir Almarhum
Baca juga: PSBB Sudah Berhari-hari Dilewati, Alun-alun Klaten Sepi dan Sunyi, Bak Berada di Kota Mati
"Untuk vaksin Covid-19, kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Klaten terlebih dahulu, pelaksanakannya sendiri kalau tidak salah nanti di bulan Februari 2021," kata Edy kepada TribunSolo.com, Rabu (13/1/2021).
Edy mengatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Klaten.
Dia mengaku, pihaknya sudah mencatat sejumlah anggota Polres Klaten sudah siap untuk disuntikan vaksin.
"Dari anggota ada yang siap divaksin, datanya nanti sesuai kesiapan yang ada," kata Edy.
Siapkan Gudang
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten telah mempersiapkan sarana dan prasana menjelang kedatangan Vaksin Covid-19 Sinovac.
Kepala Dinkes Klaten, Cahyono Widodo mengingkapkan, pihaknya kini tinggal menunggu droping vaksin, meskipun baru Kota Solo yang mendapatkannya pertama kali.
"Sudah siap semuanya, baik pendataan, saran dan prasana juga sudah siap hingga gudang farmasi sudah kami siapkan termasuk keamanan, tinggal menunggu droping," kata kepada TribunSolo.com, Rabu (13/1/2021).

Lanjut, ia mengaku belum mengetahui kapan droping vaksin, sehingga masih menunggu arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
"Kami belum mengetahui vaksin akan tiba di Kabupaten Klaten kapan,kami masih menunggu arahnya dari provinsi," kata Cahyono.
Cahyono mengatakan nantinya jika vaksin tiba di Klaten, akan diberikan kepada 6.700 tenaga kesehatan dari puskesmas, rumah sakit, klinik, laboratorium dan praktek.
"Vaksin akan diberikan dahulu ke SDM kesehatan, vaksin akan diberikan 2 kali dengan jangka 2 minggu, diharapkan semua nakes di Klaten bisa mendapatkan vaksin, " kata Cahyono.
Baca juga: Pesan Raffi Ahmad Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jangan Takut
Baca juga: Sepuluh Ribu Vaksin Tiba di Solo, Ternyata Tak Ada Nama Gibran Rakabuming di Daftar Penerima
Kemudian, ia mengatakan untuk pemberian vaksin kepada masyarakat selain tenaga kesehatan akan diberikan di tahap berikutnya.
Pihaknya masih menunggu petunjuk pemberian vaksin di tahap berikutnya.
"Untuk masyarakat Klaten, akan diberikan di tahap berikutnya, namun untuk lebih spesifiknya, masih menunggu pentunjuk," ucapnya.
Ia berharap dengan adannya vaksinasi Covid-19 ini merupakan bagian dari pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Klaten.
Selain itu, dalam proses vaksinasi itu bisa berjalan lancar.
"Harapan kita semua bisa berjalan lancar, karena bagaimanapun juga salah satu upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19," harap dia.
Klaten Belum Dapat
Sementara itu, Pemkab Klaten belum bisa memastikan kapan menerima Vaksin Covid-19.
Meskipun Kota Solo baru mendapatkan 10.609 dosis vaksin pada Selasa (12/1/2021).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Cahyono Widodo, mengatakan belum bisa memastikan vaksin Sinovac itu tiba ke daeranya.
"Vaksin belum tiba hari ini," kata Cahyono, Rabu, (13/1/2021).
Lanjut, ia menjelaskan pihaknya masih menunggu jadwal kedatangan vaksin ke Kabupaten Klaten dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
"Kami masih menunggu dari provinsi," singkatnya.
Baca juga: Sepuluh Ribu Vaksin Tiba di Solo, Ternyata Tak Ada Nama Gibran Rakabuming di Daftar Penerima
Baca juga: Bukan Wali Kota Rudy Apalagi Gibran, Ini 11 Tokoh Masyarakat Solo yang Dapat Vaksin Covid-19 Besok
Solo Paling Pertama
Enam kabupaten di Eks Karesidenan Surakarta belum mendapatkan Vaksin Covid-19 Sinovac.
Ya, paling pertama mendapatkan vaksin buatan China adalah Kota Solo sebanyak 10.609 dosis pada Selasa (12/1/2021) malam.
Sementara informasi yang dihimpun TribunSolo.com, daerah di sekelilingnya seperti Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Sragen, Karanganyar hingga Sragen belum ada kejelasan.
Di antaranya mulai bulan ini hingga bahkan Februari mendatang.

Maka hanya di wilayah Karesidenen Surakarta, hanya Solo yang baru mendapatkan vaksin.
Kedatangan vaksin yang dikawal ketat polisi dari Pemprov Jateng di Semarang, disambut Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat disimpan di UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota (DKK) di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan.
Baca juga: BREAKING NEWS : Pertama di Karesidenan Surakarta, Vaksin Covid-19 Tiba di Solo, Dikawal Ketat Polisi
Baca juga: Total Ada 10.609 Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac yang Tiba di Solo : Kamis 14 Januari Langsung Dipakai
Orang nomor satu di Kota Solo itu mengungkapkan, kedatangan vaksin Covid-19 ini sebagai upaya pemerintah untuk memberi perlindungan kepada masyarakat dari jeratan Corona.
"Nanti terutama untuk tenaga kesehatan (nakes) dan usia 18-59 tahun," jelas dia kepada TribunSolo.com.
Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih mengungkapkan, ada sebanyak 10.609 dosis Vaksin Covid-19 Sinovac yang tiba pada tahap pertama.
Selanjutnya, vaksin yang langsung disimpan ini, akan digunakan pada Kamis, 14 Januari 2021.
Dikatakan, vaksin diberikan kepada nakes di 33 fasilitas kesehatan (faskes).
"Nanti ada 17 puskesmas, 1 klinik Bhayangkara dan 14 rumah sakit," kata dia.
Nantinya secara teknis, nakes akan mendapatkan 2 kali dosis masing-masing 0.5 CC dengan jarak dosis 1 dan 2 selama 14 hari.
Target vaksin dari pemerintah ini sebanyak 70 persen penduduk mendapatkan vaksin agar ada kekebalan komunitas.
"Kalau sudah 70 persen penduduk nasional tervaksinasi nanti sudah terlindungi," jelas dia.
Kasus Covid Meroket Tajam
Sementara di tengah tibanya Vaksin Sinovac, Covid-19 di Kota Solo meroket kembali sebanyak 250 kasus, Selasa (12/1/2021).
Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih mengatakan, penambahan Corona Solo hari ini termasuk tertinggi selama dirinya menjabat.
Baca juga: Di Tengah Datangnya Vaksin Sinovac, Corona di Solo Meroket 250 Kasus Sehari,Tertinggi Selama Pandemi
Baca juga: 10.609 Dosis Vaksin Tiba di Solo, Wali Kota : Upaya Pemerintah Lindungi Warga dari Jeratan Corona
Selasa ini data penambahan yang masuk menjadi 6.104 kasus atau naik dari Senin (11/1/2021) kemarin yakni 5.854 kasus.
"Ada tambahan 250 hari ini," papar Siti kepada TribunSolo.com, Selasa (12/1/2021).
Menurut dia, penambahan 250 kasus ini adalah karena kecepatan hasil laboratorium dalam melakukan tes dan tracing.
"Kalau tiga hari kemarin penambahan hanya 40 sampai 50 kasus karena kecepatan hasil labnya," kata dia.
Namun, kecepatan hasil lab saat ini makin cepat dan hasil itu bisa diketahui lebih cepat.
"Kalau saya hitung rata-rata 100 perhari untuk kecepatan labnya, tapi tiga hari terakhir 40-50 kasus menumpuk di sini," paparnya.