Cara Mengatasi Rasa Takut Jarum Suntik, Lakukan 10 Tips Berikut Ini

Rasa takut juga bisa muncul karena ketidaktahuan tentang apa yang diinjeksikan ke dalam tubuh.

Tayang:
net
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Trypanophobia merupakan rasa takut terhadap jarum suntik.

Trypanophobia sendiri diklasifikasikan sebagai gangguan kecemasan.

Baca juga: Belasan Tenaga Kesehatan di Solo Batal Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Pertama, Ternyata Ini Sebabnya

Kondisi ini bisa menjadi masalah untuk banyak prosedur media, termasuk vaksinasi, pengambilan darah dan anastesi (pembiusan).

Banyak literatur sudah membahas tentang fobia ini, namun beberapa teori mengaitkan fobia ini dengan insting bertahan yang membuat seseorang tidak mau tubuhnya ditusuk apapun.

Rasa takut juga bisa muncul karena ketidaktahuan tentang apa yang diinjeksikan ke dalam tubuh.

"Ada sesuatu yang tidak mereka (penderita trypanophobia) ketahui dimasukkan ke dalam tubuh, mereka merasa tidak bisa mengontrol itu," ungkap psikolog klinis sekaligus penulis "Family Fit: Find Tour Balance In Life", John Mayer, PhD kepada Health.

Bagaimana kita tahu bahwa ketakutan akan jarum suntik yang kita alami termasuk teypanophobia?

Gejalanya banyak, namun, satu meta-analisis dari sejumlah data ilmiah yang dipublikasikan di jurnal SAGE Open Nursing, mencatat beberapa gejala berikut:

- Peningkatan detak jantung dan tekanan darah secara tiba-tiba saat melihat jarum.

- Penurunan tekanan darah segera.

- Pingsan.

- Kecemasan ekstrem yang sulit dijelaskan.

- Memikirkan secara berlebihan prosedur yang melibatkan jarum, hingga

- Mengalami serangan panik.

Baca juga: Arumi Bachsin Disuntik Vaksin Ditemani Emil Dardak, Tak Divaksin Bareng karena Pantau Reaksi Suami

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diterapkan bila masih mengalami ketakutan terhadap jarum suntik ketika mendapatkan vaksin Covid-19:

1. Pastikan jadwal vaksinasi

Prinsipnya, menurut direktur klinik dari Center for the Treatment and Study of Anxiety, University of Pennsylvania's Perlman School of Medicine, Thea Gallager, PsyD, mengurangi beban pikiran dapat berperan penting dalam mengatasi ketakutan terhadap jarum suntik.

Termasuk salah satunya memastikan secara cepat jadwal vaksinasi.

2. Jangan terlalu dipikirkan

Memang, jika memiliki ketakutan terhadap jarum suntik, sangat sulit membuang pikiran kita terhadap benda tersebut.

Tapi, cobalah untuk tidak terobsesi berlebihan agar tidak memengaruhi kesehatan mentalmu.

Ingatkan pada dirimu bahwa kamu pernah melakukannya sebelumnya dan tidak ada masalah yang terjadi.

3. Fokus pada dampak positif

Jika rasa takut itu tak kunjung hilang, cobalah fokus memikirkan dampak positif apa yang akan kamu dapatkan setelah divaksin.

"Ingatlah bahwa itu bisa menyelamatkan kesehatan bahkan hidupmu dan mengembalikan segala kondisi menjadi normal," kata psikolog san penulis "Hack Your Anxiety", Alicia H. Clark, PsyD.

4. Alihkan perhatian

Ketegangan yang kamu rasakan mungkin akan meningkat segera setelah tiba di tempat vaksinasi.

Pada momen tersebut, cobalah mengalihkan perhatian.

Jika tempat tersebut mengizinkanmu mengajak seorang teman atau anggota keluarga, maka ajaklah mereka sehingga kamu punya teman ngobrol saat menunggu giliran.

Jika tidak, kamu bisa menonton video di ponsel atau mendengarkan musik menggunakan headphone.

5. Jika hampir pingsan

Jika melihat jarum suntik membuatmu lemas hingga rasanya akan pingsan, cobalah teknik yang disebut terapi "tegangan terapan (applied tension)".

Untuk melakukannya, tegangkan otot-otot lengan, batang tubuh dan kaki, kemudian dan tahan ketegangan itu sampai kamu merasa hangat.

Kemudian, lepaskan ketegangan dan tunggu selama 20 -30 detik hingga tubuh kembali normal.

Kamu bisa melakukan teknik ini ketika mulai merasa lemas saat melihat jarum.

Baca juga: Negara Lain Dahulukan Lansia, Indonesia Prioritaskan Usia Produktif untuk Divaksin, Ini Alasannya

6. Ingat bahwa prosesnya hanya sebentar

Detik-detik jelang divaksin, ingatkan dirimu bahwa prosesnya hanya sebentar, bahkan hanya beberapa detik saja.

7. Beri tahu perawat

Sebelum vaksinasi dilakukan, sampaikan pada perawat yang menyuntikmu bahwa kamu takut jarum suntik.

Mungkin kamu meragukan langkah ini, namun percayalah ini akan membantu meredakan rasa takut.

Selain itu, informasi tersebut juga penting bagi perawat untuk berjaga-jaga jika kamu pingsan saat divaksin.

8. Praktik pernapasan diafgrama

Sesaat sebelum divaksin, cobalah melakukan praktik pernapasan diafragma jika memungkinkan.

Cara lainnya, kamu juga bisa meremas benda semacam stress ball atau tetap menonton dan mendengarkan musik hingga momen vaksinasi tiba.

9. Jangan lihat jarumnya

Ketika tiba saatnya kamu divaksin, jangan lihat jarumnya agar rasa takutmu tidak semakin besar.

10. Ucapkan selamat pada diri sendiri jika berhasil

Jika kamu sudah mencapai tahap ini, ucapkan selamat untuk dirimu sendiri karena sudah berhasil melakukan sesuatu yang hebat dengan mengalahkan rasa takutmu.

Mentraktir diri sendiri dengan makanan atau minuman kesukaan juga bisa kamu lakukan.

Namun, jika tidak bisa sampai ke tahap ini dan kamu berjuang susah payah mengatasi rasa takut terhadap jarum suntik, cobalah berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental.

Mereka akan menawarkan perawatan yang bisa membantumu melewati momen penting tersebut.

Namun, seperti apapun kondisinya, para pakar menekankan pentingnya untuk tetap mendapatkan vaksinasi.

"Vaksin adalah cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari Covid-19," kata pakar penyakit menular sekaligus peneliti senior dari Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh A. Adalja, MD.

"Anda seharusnya tidak membiarkan fobia jarum menjadi penghalang bagi kesehatan dan kesejahteraan Anda."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ingin Divaksin Covid-19 tapi Takut Jarum Suntik? Simak 10 Tips Ini"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved