Berita Karanganyar Terbaru

Sepekan PSBB di Karanganyar: Warung Makan Lebihi Jam Buka Dominasi Pelanggaran

Adapun pelanggaran yang dilakukan seperti banyaknya warung yang buka setelah jam 7 malam, dan banyaknya warga yang terkena razia masker. 

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Ilham Oktafian
TribunSolo.com/Adi Surya
Petugas Satpol PP melakukan imbauan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 saat mulai PSBB dengan pengeras suara di Pasar Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (11/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Satu minggu setelah pelaksanaan PSBB  di Kabupaten Karanganyar, pihak Satpol membuat evaluasi pelaksanaan penertiban. 

Menurut Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Wibowo, ada 3 kecamatan yang ditemukan banyak pelanggaran. 

"Yang paling banyak pelanggaran ada di Colomadu, Jaten, dan Kebakkramat," katanya kepada TribunSolo.com pada Senin (18/1/2021). 

Baca juga: Penetapan Wali Kota Solo Gibran Hanya Dihadiri Paslon dan 1 Perwakilan Partai, KPU: Taat Aturan PSBB

Baca juga: Hampir Sepekan PSBB, Satpol PP Solo Temukan 40 Pelanggar Prokes Covid-19, Ini Jenis Pelanggarannya

Adapun pelanggaran yang dilakukan seperti banyaknya warung yang buka setelah jam 7 malam, dan banyaknya warga yang terkena razia masker. 

"Kami biasanya melakukan keliling bersama aparat gabungan dan tiga kecamatan itu yang paling banyak melanggar," ujarnya. 

Meskipun demikian pihak Satpol PP selalu mengajak masyarakat untuk sadar bahwasanya kebijakan PSBB dilakukan demi kepentingan bersama. 

"Kami ingin membangun dengan pendekatan persuasif dan bupati juga berpesan kita tidak boleh terlalu galak," ungkapnya.

Sebaliknya, Yophi juga menyebut ada dua kecamatan terbaik selama pelaksanaan displin PSBB satu minggu lalu. 

"Dua kecamatan itu Tawangmangu dan Karanganyar, minim pelanggaran dan warganya sudah mulai melaksanakan disiplin dengan penuh kesadaran," ujarnya. 

Selama seminggu kedepan, pihak Satpol PP akan terus menggiatkan operasi disiplin di tiga waktu strategis pagi, siang dan malam. 

"Kami akan terus melakukan operasi disiplin dan diharapkan masyarakat sudah terbangun kesadarannya," harapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved