Penanganan Covid

Seruan Ketua MUI untuk Umat Muslim yang Kukuh Tolak Vaksin: Ini Fenomena Alam dan Takdir Allah SWT

Bahkan, menurut Cholil, di lingkungan pesantren masih ditemukan orang yang tidak percaya sama sekali bahwa pandemi Covid-19 benar-benar ada.

Editor: Hanang Yuwono
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
ILUSTRASI : Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). Kementerian Kesehatan akan mulai mengirimkan SMS kepada penerika vaksin covid-19 mulai Kamis 31 Desember 2020, berikut jadwal suntik vaksin Corona 

Kemudian, sebagai negara yang memiliki mayoritas penduduk Muslim di dunia, pemerintah juga menunggu pendapat para ulama.

“Oleh karena itu, orang-orang yang menunggu kehalalannya atau memastikan kehalalannya itu, dikeluarkan fatwa oleh Majelis Ulama Indonesia yaitu suci dan halal,” kata Cholil.

“Ini menjadi tanggung jawab Majelis Ulama apa pun yang terjadi, kehalalal itu di mata Allah yang bertanggung jawab adalah Majelis Ulama,” ucap dia.

Adapun vaksinasi Covid-19 perdana digelar pada Rabu (13/1/2021).

Presiden Joko Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang disuntik vaksin.

Saat ini, vaksinasi terus berlanjut ke berbagai provinsi dan kabupaten/kota.

Ditargetkan, vaksinasi dapat diberikan ke 70 persen atau 182 juta penduduk Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Soal Orang yang Menolak Vaksin karena Tak Percaya Covid-19, MUI: Ini Penyakit, Kita Wajib Berobat
 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved